Maumere Berandanegeri.com – Dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di pulau Adonara Kabupaten Flores Timur KRI SEMARANG (SMR) 594 yang sandar didermaga Lewoleba NTT mengerahkan dua Landing Craft Utility (LCU) pada Rabu (14/4).
LCU dikerahkan mengingat keterbatasan dermaga sebagai
fasilitas sandar yang belum memadai untuk seukuran KRI SMR 594. Untuk itu
dikerahkan 2 unit LCU ke Adonara tepatnya di dermaga Deri Kecamatan Ile Boleng
Kabupaten Flores Timur.
Sebelum bantuan didistribusikan ke lokasi banjir bandang Adonara Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi M.Tr. Hania, M.M. CTMP yang didampingi oleh Pelaksana KRI 594 Mayor Laut (P) Salam, menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada bupati Flores Timur Hubertus Gege Hadjon.
Bantuan kemudia diangkut oleh LCU-1 SMR 459 dan LCU-2
dipindahkan ke dalam kendaran truk menuju desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng sebagai posko utama
banjir bandang dan selanjutnya didistribusikan ke kecamatan Adonara Timur untuk
korban banjir bandang di Desa Waiburak-Waiwerang dan Kecamatan Adonara Barat,
Desa Oyang Barang.
Prajurit Lanal Maumere bersama prajurit Marinir Yon Marhanlat Vll beserta prajurit KRI SMR 594 turut saling membantu memindahkan bantuan paket sembako dan dua LCU SMR 1 dan 2 ke kendaraan truk didermaga ASDP Deri Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur. (Atic)
Maumere Berandanegeri.com – KSP Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air Rotat Desa Ladogahar Kecamatan Nita adalah satu-satunya koperasi yang tidak hanya bergerak pada sektor usaha simpan pinjam saja tetapi memiliki berbagai terobosan guna mensejahterakan anggotanya.
Dibawah kepemimpinan Yakobus Jano Kopdit Pintu Air berani melakukan beberapa terobosan program spin of sebagai pengembangan sektor ril untuk meningkatkan ekonomi lokal anggota koperasinya.
Satu lagi sektor ril yang digarap oleh Kopdit Pintu Air adalah memproduksi garam yodium Cap Pintu Air. Ini adalah upaya Pintu Air sebagai terobosan untuk membangkitkan para petani garam lokal menuju sejahtera.Yang sebelumnya bulan Oktober 2020 lalu KSP Pintu Air telah berhasil dengan terobosan Produk Minyak Goreng KSP Pintu Air.
Peluncuran produksi Garam Yodium Cap PintuAir ini ditandai dengan pemukulan Gong Waning oleh Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga dan sekaligus dilakukan pembukaan perdana etalase penjualan Garam Yodium berlangsung di Lantai 3 Kantor Pusat KSP Kopdit Pintu Air di Rotat Desa Nitakloang Kecamatan Nita Kabupaten Sikka, Jumad (9/4/2021).
Peluncuran Produk Garam Yodium “Cap Pintu Air” Ditandai dengan Pemukulan Gong oleh Wakul Bupati Sikka
Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, pada acara peluncuran garam konsumsi beryodiumCap Pintu Air mengatakan,saat ini banyak koperasi bertumbuh dan berkembang diseluruh dunia.
“Selama ini orang mendengar bahwa koperasi itu hanya sebagai entitas bisnis kecil-kecilan seperti simpan pinjam skala kecil, skala mikro dan skala besar, ” ujarnya.
Menurut
Romanus, persepsinya bahwa koperasi itu hanya bisnis kecil kecilan. Dan adakala
juga orang menganggap bisnis koperasi itu kurang menarik dan bahkan terkesan
kuno.
Konsep bahwa koperasi sebagai market bisnis tidak terlihat dalam praktek dan banyak orang pada akhirnya menyaksikan bahwa koperasi itu dapat menjadi perusahaan konglomerasi dan menjadi pemimpin pasar.
Wakil Bupati Sikka didampingi Ketua KSP Kopdit Pintu Air dan Manajer PT. Garam Yodium Membuka Tirai Estalase Penjualan Garam
“Kita
lihat koperasi sudah menjadi perusahan konglemerasi sehingga bisa merubah
pikiran orang bahwa koperasi yang bisnis keci-kecil sekarang sudah naik,
” ungkap Romanus.
Manajer PT. Garam Pintar Asia, Ifan Parera
mengatakan, kabupaten Sikka memiliki potensi daerah pesisir yang bisa dikelola
untuk pembuatan garam. “Bahan baku garam sangat banyak karena laut kita sangat
bersih dan jauh dari pencemaran,” kata Ifan. Garam yodium Pintu Air dengan
kandungan yodium 30-80 ppm dan telah memenuhi standar nasional.
Ifan menambahkan, pihaknya juga meminta dukungan dari pemerintah kepada kelompok bukan kepada pintu air karena secara modal pintu air bisa menyediakan alat produksi teknologi untuk membuat produksi barang jadi.
Wakil Bupati Sikka Foto bersama Pengurus PT. Garam Yodium “Cap Pintar”
“Kita juga
minta kepada pemerintah adalah fasilitasi kebutuhan untuk pengelolaan lahan
ditingkat kelompok desa pesisir sehingga mereka mampu menghasilkan garam bahan
baku yang akan dibeli oleh pintu air,”ujarnya.
Dikatakan Ifan untuk produksi awal sebanyak 4 ton dalam kemasan 300 dos. Untuk harga yang dijual dalam kemasan 200 gram dengan harga Rp 875. Sementara untuk target pemasarannya masih sekitar wilayah kabupaten Sikka. (Atic)
Larantuka Berandanegeri.com – Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) mengapreasiasi pihak Civitas Universitas Nusa Nipa yang sudah membantu korban bencana banjir dipulau Adonara Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.
“Mewakili
pemerintah kabupaten Flores Timur kami mengucapkan terimakasih banyak dan juga
mengapresiasi Pihak Civitas Universistas Nusa Nipa sudah tiba diLarantuka
dengan membawa bantuan untuk korban bencana,”ungkap Sekretaris BPBP Flotim
Tarsisius Kopong Pira,SE.
Dikatakannya
Bantuan ini tidak akan bertahan lama disini, kami akan segera distribusikan
kelokasi bencana.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh BEM Fakultas ilmu-ilmu
Kesehatan beserta Dekan dan Para Dosen dari Fakultas Ilmu-ilmu kesehatan dan
diterima oleh Sekretaris BPBD kabupaten Flores Timur bertempat dihalaman
kantor Badan Penanggulanan Bencana
Daerah Kabupaten Flores Timur, Minggu (11/4/2021).Paket
bantuan berupa sembako dan pakaaian serta
perlengkapan lainnya.
Dekan
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan UNIPA Ns. Agustina Sisilia Wati Dua Wida, M.Kep
mengatakan kurang lebih satu minggu terakhir ini ia bersama Wakil Dekan dan juga
para Dosen Fikes terus menopang aksi sosial Pengurus BEM Fakultas ilmu-ilmu kesehatan dalam
upaya mengalang donasi untuk korban
banjir di kabupaten Sikka,Kabupaten
Lembata dan Kabupaten Flores
Timur.
“Saya dan wakil dekan serta para dosen terus menopang
pengurus BEM fakultas Ilmu-ilmu kesehatan dalam menggalang dana,”ujarnya. Dijelaskannya
aksi solidaitas kemanusiaan ini didukung
oleh pihak Rektorat dan juga Yayasan
Pendidikan Tinggi Nusa Nipa.
Mewakili Civitas FIKES dan Juga Universitas Nusa Nipa Indonesia , kami mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya para korban bencana alam.sembari berharap bantuan ini dapat meringankan beban moril maupun materil pihak korban bencana alam banjir bandang dan badai Siklon Tropis Seroja yang sampai saat ini berada dilokasi pengungsian.
Ketua BEM
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa Oktaviani Jenli Sulastri mengatakan logistik bantuan ini merupakan
hasil kerja bersama Jajaran Pengurus
Badan Eksekutif Mahasiswa Fikes dalam mengalang donasi yang dilakukan sekitar
lingkungan kampus maupun diluar kampus dengan didukung oleh Bapak dan ibu
Dosen serta masyarakat Kabuapten Sikka.
Bantuan
logistik ini juga bagian dari upaya
menjalankan program kerja sosial dengan
wujud kerja nyata kepada masyarakat. “Semoga
bantuan ini dapat bermanfaat bagi para
korban bencana alam,”tandasnya. (Atic)
Maumere Berandanegeri.com. – Pendeta Ibrahim Assa Jemaat GPDI
Maumere bersama keluarga akhirnya datang menemui bapak Dominikus Dion dan warga
dusun Bolawolon Desa Tanaduen untuk memberikan klarifikasi mengenai penemuan 7 butir telur berwarna
diarea pantai Bolawolon yang sempat viral dan menggegerkan warga Bolawolon Desa
Tanaduen Kecamatan Kangae pada Selasa 6 April 2021 lalu.
Saya ingin menjelaskan kronologi sampai ada telur berwarna di
area pantai Bolawolon,”ungkap Pdt Ibrahim Assa,Senin(12/4).
Kami dari jemaat
Gereja Pentekosta Di Indonesia Maumere yang beralamat dijalan Diponegoro
Kelurahan Kota Uneng menyelenggarakan ibadah Paskah,Minggu,4 April 2021 dan dilanjutkan dengan Sakramen Baptisan pada
pukul 13.00 wita di pantai Bolawolon.
Sebenarnya kegiatan ini rencana awalnya di pantai Pintu Air
Wailiti namun ada jemaat yang mengusulkan tempat yang baru dan merekomendasikan
di pantai Bolawolon.
Hadir waktu itu kurang lebih 30 orang jemaat.Saat itu kami
membawa makanan sekalian untuk berekreasi menikmati pantai Bolawolon.
Setelah selesai kegiatan
sakramen baptisan dilanjutkan dengan acara anak-anak Sekolah Minggu (Sekami)
bersama guru-guru Sekami. Karena guru Sekami sudah menyiapkan satu permainan
untuk mencari telur Paskah.
Saat saya sedang
melaksanakan prosesi sakramen baptisan,guru-guru Sekami sudah menyembunyikan
telur Paskah yang sudah diwarnai tersebut dilokasi yang tidak diketahui
anak-anak. Telur yang dibawa sudah direbus. Telur paskah tersebut sebanyak 29
butir. Yang disembunyikan sebanyak 24 butir.Sementara 5 butir sudah dimakan.
Setelah selesai
sakramen pembaptisan cuaca memburuk,angin semakin kencang,hujan dan gelombang
laut. Sehingga kami sepakati untuk tidak dilanjutkan pencarian telur Paskah. Dan
kami sepakati untuk pulang.
Waktu bersiap-siap pulang ternyata guru-guru Sekami lupa. Jadi telur Paskah yang disembunyikan di bawah pohon dan dirumput-rumput sudah tidak sempat diambil lagi.
Kami pikir tidak ada masalah. Semuanya aman-aman saja. Karena
memang kita tidak berpikir sampai menjadi sesuatu yang diviralkan.
Jadi saya kaget
melihat postingan hari Minggu lalu. Ada video yang merekam bapak Dominikus Dion
dengan beberapa telur yang dikumpulkan satu tempat. Dan saat itu juga saya
menghubungi guru-guru Sekami dan mereka mengakui telur Paskah yang diwarnai itu
milik sekami Gereja Pentekosta DiIndonesia Maumere.
Saya perlu meluruskan supaya tidak ada yang berpikir aneh-aneh. Kami minta maaf atas kejadian ini. Kegiatan kami ini tidak ada unsur sengaja. Atau maksud tertentu.
Pdt Ibrahim Assa mengakui kegiatan seperti ini sudah setiap tahun kami lakukan dari melukis telur Paskah sampai mencari telur Paskah.
Setelah itu 7 butir
telur berwarna itupun dipecahakan dan dibuang kelaut oleh salah satu jemaat
GPDI yang turut hadir dilokasi tersebut. (Atic)
BERANDANEGERI.COM,- Diaspora Indonesia dari berbagai agama dan latar belakang profesi di Hongkong dan Macao menyelengarakan doa Bersama dan pengumpulan sumbangan untuk korban bencana banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur.
Doa Bersama yang dihadiri Pastor Hery, SVD, Pendeta Janet, Pendeta Danny dan Komjen RI untuk Hongkong dan Macao Ricky Suhendar diikuti ratusan diaspora Indonesia di Hongkong dan berlangsung di Victorya Park, Hongkong, Minggu (11/4)
“Hari ini kami di sini berkumpul di Victorya Park untuk melangsung doa bersama bagi saudara kami yang tertimpa musibah di lewo tanah (kampung halaman-red) Adonara dan Lembata,” kata Erdis salah satu diaspora di hongkong melalui pesan singkat di grup watsan Alumni Sint Gabriel Larantuka
Komjen Hongkong dalam sambutan mengajak warga diaspora untuk berdoa dan membantu meringankan beban para korban bencana di Nusa Tenggara Timur.
“Meski kita terpisah tempat, namun hati dan perasaan kita dapat merasakan apa yang mereka rasakan, dan mengantar kekuatan menghadapi cobaan. Dari hati terdalam saya mengajak kita semua yang hadir disini warga Indonesia di Hongkong dan Macao, apapun latar belakang kita kita bergagung mendukung upaya meringankan beban saudara kita yang tertimpa bencana,” demikian Video pendek yang dikirim diaspora NTT melalui grup Whatsapp.
Dari hasil pengumpulan sumbangan sukarela saat acara berlangsung terkumpul dana 20 juta rupiah, dan dana ni dikirim ke rekening Keuskupan Larantuka.
Untuk diketahui, banjir bandang dan angin kencang telah menghantam wilayah Nusa Tenggara Timur sebagai dampak dari adanya bibit siklon yang tumbuh menjadi Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4).
Data BNPB sampai dengan Minggu ini, terakumulasi 177 orang
meninggal dunia dengan 45 orang masih berstatus hilang.
Korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Flores Timur
dengan 72 orang dan Lembata 47 orang, disusul Alor dengan 28 orang dan Kupang
dengan 12 orang.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi
mengatakan bantuan tanggap darurat seperti makanan, selimut, dan kebutuhan
pokok lainnya telah dan akan terus disalurkan ke desa-desa yang menjadi korban
banjir bandang akibat cuaca ekstrem dipicu oleh Siklon Tropis Seroja.
“Sampai dengan hari ini yang mengalami korban, desa-desa, kabupaten yang mengalami korban relatif sudah mendapatkan bantuan,” kata Wagub NTT Josef dalam konferensi pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipantau secara virtual dari Jakarta pada Minggu, (11/4)
Dia menjelaskan berbagai cara akan dilakukan untuk menyalurkan
bantuan ke daerah yang belum bisa dijangkau dalam beberapa hari terakhir.
“Mulai besok kami akan teruskan lagi dengan bantuan-bantuan baik melalui darat, laut atau udara,” kata Josef. (ben)
Maumere
Berandanegeri.com – PEMILIK
Catering Reo Indah Siska Tarsi merasa bangga dipercayakan oleh Paspampres
melalui Pemkab Sikka menyediakan jamuan makan untuk presiden RI Jokowidodo
bersama rombongan.
”Saya sangat bangga sekali ketika Paspampres melalui Pemkab
Sikka mempercayakan Catering Reo Indah untuk menyiapkan menu makan untuk Bapak
Presiden dan rombongan,”ungkap Siska Tarsi disela-sela melayani jamuan makan
untuk rombongan presiden RI di bandara Frans Seda Maumere Kabupaten Sikka
Propinsi NTT,Jumad (9/4).
Dua kali Presiden Joko Widodo menyambangi Bandara Frans Seda
Maumere. Pertama saat kunjungan ketika meresmikan Bendungan Napun Gete di
Kecamatan Waiblama pada 23 Februari 2021 lalu, dan kedua saat meninjau korban
bencana badai Seroja di Lembata dan Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur pada
9 April 2021.
Dalam dua kali kunjungan presiden RI kata Siska Tarsi bangga karena Paspamres melalui Pemkab Sikka mempercayakan Catering Reo Indah untuk menyediakan jamuan makan. Ini satu kepercayaan yang luar biasa bagi dirinya dan harus diterima dan dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Pemilik Catering Reo Indah, Siska Tarsi sedang melayani tamu
Dikisahkannya sebenarnya mending melayani seribu atau dua ribu
orang daripada melayani Presiden dan rombongan presiden karena tingkat
kecemasannya sangat tinggi apalagi berhadapan dengan Paspampres makan harus
begini begitu kita diburuh waktu. “Tapi sebenarnya yang kita cari itu
bukan uang. Saya melayani Presiden RI dan rombongan itu hal yang luar
biasa,” ungkap Siska Tarsi.
Siska Tarsi mengaku saat kunjungan Presiden Perdana pada 23
Februari 2021 lalu, ia dan kru Catering Reo Indah sempat stress karena banyak
aturan dari Paspmapres dan Rumah Tangga Kepresidenan di mana saat itu sempat
dua jenis makanan ditolak.
Pemeriksaan sangat ketat. Pemeriksaan diawasi oleh Paspampres
bagian food. Pada kunjungan pertama, ada 2 jenis makanan ditolak. Dua Menu
makanan yang ditolak yaitu Ubi rebus dan Lepah. Ini bukan soal menu yang salah
tetapi masalah kadar air. Karena kadar air di sini berbeda. Sehingga ada
unsur-unsur yang tidak bisa dikonsumsi oleh Presiden dan Rombongan Presiden.
“Puji Tuhan, saat kunjungan kedua pada 9 April 2021,
semua makanan yang kami siapkan lolos semuanya. Dan semua dilaksanakan dengan
enjoy karena sudah ada pengalaman sebelumnya” kata Siska bangga.
Siska Tarsi mengakui bahwa ia dan kru Catering Reo Indah: Ida
Yonas (koki), Nining Arnold (dekorasi ruangan), Mariana Tanjung (Pramusaji),
dan kru Catering Reo Indah: Rosalia, Maria Pudensia, Petrada Onansia Farida,
Maria Patrisia, dan Yustina Daiman selalu bekerja secara profesional dan dengan
tulus hati.
“Semua kru Catering Reo Indah bekerja secara profesional, dan
bekerja dengan hati sehingga hasilnya juga sangat memuaskan. Catering Reo Indah
memberikan yang terbaik untuk ribuan orang rombongan Presiden,” kata Siska,
Ibunda dari Abagael Arnold ini.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Maumere yang membawahi Flores-Lembata dan Alor, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga, P., M.Tr. Hanla, M.M, CTMP yang turut menikmati olahan makanan yang dihasilkan Catering Reo Indah saat kunjungan Presiden di Bandara Frans Seda, Jumat (9/4) mengaku menu yang disiapkan Kru Catering Reo Indah sangat spesial dan memenuhi semua standar kesehatan.
Danianal Maumere sedang menikmati menu makanan
“Menu yang disiapkan Catering Reo Indah ini sangat spesial.
Saya sangat menyukainya,” kata Danlanal Kolonel Laut (P) Dwi Yoga.
Pengakuan serupa disampaien sejumlah Paspampres dan rombongan
Presiden Jokowi lainnya. “Menu yang disiapkan sangat spesial dan semua lolos
dari sisi kesehatan,” kata salah seorang Paspampres bidang food.
Siska mengaku selama usaha cateringnya, ia sering memasak
menu sesuai dengan selera pemesan, dan hasil olahannya sangat disukai konsumen,
khususnya olahan bakso dengan siomay ikan, dan ikan lada hitam, dan menu
favorit konsumen lainnya. Selain usaha catering ia juga menyewakan sarung kursi
dan perkakas dapur lainnya. Harga disesuaikan.
Sekilas tentang Catering Reo Indah
Catering Reo Indah milik Siska Tarsi beralamatdi Jalan Dua
Toru No. 2 Maumere, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka,
Provinsi NTT.
Siska Tarsi sendiri adalah anak ke-5 dari 10 bersaudara
pasangan Mantan Kapolsek Reok-Manggarai Portasius Tarsisius asal Bola dan Mama
Veronika Nanut asal Manggarai dirintisnya sejak 15 tahun lalu.
Siska yang merupakan Sarjana Keuangan Perbankan Universitas
Merdeka Malang mengawali usahanya dengan jualan kue di mana awalnya oven untuk
usaha kue dibelinya dengan cara kredit ditetangga seharga Rp 35ribu.
Setelah beberapa tahun usaha kue, saya kemudian membuka
Catering dan diberi nama Catering Reo Indah. Nama Reo karena saya berasal dari
Reo. Sementara suami saya berasal dari Nelle, Kabupaten Sikka,” kata Siska.
(Atic)
Moanemani– BUPATI Kabupaten
Dogiyai Yakobus Dumupa mengemukakan, perundingan tapal batas antara Pemerintah
Kabupaten Dogiyai dan Nabire, Papua mengalami jalan buntuh alias deadlock. Perundingan yang melibatkan
sejumlah pihak baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Papua tersebut
dilakukan secara langsung maupun virtual melalui zoom meeting itu
berlangsung di ruang rapat Hotel Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Selasa (6/4 2021) lalu.
“Selaku Bupati Dogiyai
saya menolak tapal batas antara Kabupaten Dogiyai dan Nabire. Oleh karena belum
ada kata sepakat, kampung-kampung di wilayah Degeuwo seperti kampung Ugida,
Tibai, Mabou, dan Epomani masih dalam sengketa antara Nabire dan Dogiyai.
Meski, secara de jure dan de facto Degeuwo berada dalam wilayah
Nabire,” ujar Bupati Yakobus dalam keterangan yang diterima dari Moanemani,
kota Kabupaten Dogiyai, Sabtu (10/4 2021).
Perundingan tapal batas antara Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan Nabire yang berlangsung di hotel Novotel Mangga Dua Square Jakarta, jelas Yakobus, dihadiri juga pihak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Papua. Para pihak itu antara lain Tim Penegasan Batas Daerah (PBD) Nabire, Tim PBD Dogiyai, Pemerintah Provinsi Papua, Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat, Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), dan Direkotrat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.
Menurut mantan anggota
Majelis Rakyat Papua ini, pertemuan antara pihak Pemerintah Dogiyai dan Nabire
mengalami jalan buntuh terkait tapal batas Dogiyai dan Nabire di wilayah
Degeuwo. “Saya menolak tapal batas Dogiyai dan Nabire di wilayah Degeuwo. Saya
langsung memerintahkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Dogiyai, Pak Lukas Wakei
untuk tidak menandatangani berita acara penegasan tapal batas. Perlu dilakukan
perundingan ulang kedua belah pihak di waktu mendatang,” kata Yakobus.
Oleh karena belum
menemui kata sepakat terkait tapal batas dua kabupaten “kakak-beradik”, jelas
Yakobus, ada sejumlah langkah yang ditempuh bersama. Pertama, tapal batas
wilayah pemerintahan antara Dogiyai dan Nabire terdahulu, dinyatakan masih
tetap berlaku. Kedua, Pemerintah Provinsi Papua diminta pihak Kemendagri memfasilitasi
penyelesaian penegasan tapal batas wilayah Dogiyai dan Nabire. Ketiga, hasil
penyelesaian penegasan tapal batas dua belah pihak yang sudah disepakati agar dilaporkan
kepada Kemendagri.
Pada bagian lain, menurut Yakobus, alasan penolakan penegasan tapal batas sesuai aspirasi masyarakat sejumlah desa/kampung di wilayah Degeuwo. Masyarakat di wilayah ini seperti kampung Ugida, Tibai, Mabou, dan Epomani menghendaki keluar dari Nabire dan bergabung di Dogiyai. “Kampung-kampung ini sangat jauh dari Nabire dan kesulitan dalam aspek pelayanan pemerintahan dan pembangunan. Sedang jarak ke Dogiyai lebih dekat. Dari aspek kekerabatan sosial dan wilayah adat, Degeuwo masuk wilayah Dogiyai. Masyarakat wilayah ini merupakan bagian tak terpisahkan satu sama lain,” kata Yakobus.
Maumere berandanegeri.com – WARGA Bolawolon RT 17/RW 006 Desa Tanaduen Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka digegerkan dengan penemuan telur berwarna warni dibawah pohon asam yang biasa dijadikan sebagai tempat ritual adat untuk meminta air hujan jika terjadi kemarau panjang.
Telur berwarna warni ini pertama kali ditemukan oleh Renol (16) cucu dari bapak Dominikus Dion (65) warga Bolawolon.
Dominikus Dion menuturkan ketika dirinya bangun pagi dihari Selasa tanggal 6 April 2021 sekitar pukul 07.00 WITA cucunya menemukan satu butir telur berwarna merah bercampur ungu.
“Saya bangun pagi dan cucu saya melihat
ada satu butir telur berwarna merah keunguan dan memanggil saya untuk melihat
telur itu. Saya kemudian ambil telur tersebut dan menutupnya dengan tempurung,”ucapnya.
Hari
Rabu(7/4) pagi telur itu masih ada dan
tidak ada penambahan.Hari
Kamis(8/4) muncul lagi 3 butir telur berwarna warni juga.Warna ungu, merah dan
hijau.Telur itu berada terpisah-pisah. Setelah itu dirinya memindahkan keempat
butir telur dalam satu tempat yang tidak jauh dari pohon asam.
Setelah itu dirinya melakukan sesajen dan meminta kepada leluhur bahwa jika memang arwah leluhur menyayanginya maka kasi tambah 3 butir dengan maksud supaya genap 7 butir.Namun keesokannya muncul 4 butir lagi.
“Telurnya berada terpisah-pisah jadi saya
ambil dan saya amankan dalam satu tempat. Dan saya juga buat sesajen meminta
kepada arwah leluhur untuk menambahkan saya 3 butir supaya genap 7 butir. Namun muncul 4
butir,”ungkapnya.
Hari Jumad (9/4)
muncul lagi 4 butir telur berwarna merah. Keempat butir telur tersebut berada
terpisah-pisah akhirnya dirinya mengambil telur tersebut dan disatukan bersama
keempat telur sebelumnya. Namun salah satu dari keempat butir telur itu pecah. Jadi
total telur yang ada sebanyak 7 butir.
Dominikus Dion sebagai warga dusun Bolawolon merasa aneh karena selama hidupnya baru sekali terjadi.
“Saya merasa aneh dengan kejadian ini. Saya tiap hari tidur dipondok samping pohon asam ini. Tidur malam pun saya tidak dapat petunjuk apapun,”ungkapnya. (ATIC)
BERANDANEGERI.COM, — Bencana Banjir Bandang melanda
Flores dan beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur lainnya pada hari Minggu 4
April 2021 mengakibatkan banyak korban jiwa baik yang meninggal dunia, luka
berat dan ringan serta kerusakan infrastruktur. Tercatat 128 orang meninggal
dunia, dan sebanyak 8.424 jiwa dari 2.019 keluarga mengungsi.
Pada tanggal 8 April 2021 relawan Tzu Chi dari Jakarta telah
tiba dilokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kota Kupang –
Nusa Tenggara Timur dengan menyalurkan 100 paket yang terdiri dari selimut,
obat-obatan, multivitamin herbal, sarung, lilin, biskuit, dan air mineral.
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama dengan Tentara
Nasional Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap pertama kepada
korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur pada
tanggal 7 – 8 April 2021 menggunakan KRI Semarang yang berangkat dari Pelabuhan
Tanjung Priok –Jakarta.
Bantuan kemanusiaan yang telah dikirImkan merupakan kebutuhan utama korban saat ini antara lain seperti genset, makanan instan, air mineral, baju layak pakai, selimut, tikar plastik, sarung, lampu LED, obat-obatan, multivitamin serta kebutuhan pendukung lainnya. Rencananya bantuan akan disalurkan di beberapa daerah terdampak seperti Lembata, Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.
Foto Ilustrasi : Kerusakan Akibat Bencana di Waikewak, Sagu Flores Timur
Berpegang nilai bersyukur, menghormati serta menghargai
kehidupan insan Tzu Chi ikut serta dalam penyaluran bantuan secara “langsung,
prioritas, sesuai kebutuhan, menghargai dan cepat”. Prinsip “Langsung”
mengkondisikan relawan untuk berinteraksi langsung dengan penerima bantuan.
“Prioritas” menjadi pegangan relawan saat harus menentukan pihak yang dibantu.
Sedangkan prinsip “Menghargai” menunjukkan bahwa Tzu Chi menyalurkan bantuan
kepada korban dengan penuh penghormatan sebagai sesama manusia.
Seluruh bantuan yang dikirimkan merupakan bentuk dukungan
cinta kasih dari relawan, donatur serta masyarakat dan saat ini kami tengah
melakukan penggalangan bantuan yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan
tahap selanjutnya.
“Kami berharap dengan penyaluran kebutuhan utama korban
bencana ini dapat membantu saudara kita, selain itu kami akan melakukan
pembagian bantuan tepat sasaran dan secara langsung kepada korban bencana. Kami
ingin meringankan penderitaan saudara kita yang menjadi korban, karena kita
satu keluarga dalam NKRI, semoga semuanya dapat tabah menghadapi kondisi ini”
kata Joe Riadi, Koordinator Relawan Tanggap Darurat Bencana Yayasan Buddha Tzu
Chi Indonesia.
“Di tengah kondisi Pandemi Covid-19 negeri tercinta tengah dilanda bencana alam banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur, kami berharap dengan penyaluran bantuan tersebut dapat membantu menyelamatkan raga, menentramkan jiwa dan memulihkan kehidupan. Kami mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu membantu saudara kita dan berdoa agar dunia terbebas bencana” kata Sugianto Kusuma , Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. (ben)
Maumere Berandanegeri.com – Jumad, 9 April 2020 bertempat di halaman Kantor Bupati Sikka, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban bencana badai Seroja di Semparong Kabupaten Sikka,Adonara Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.
Bantuan ini disalurkan melalu Pemerintah kabupaten Kabupaten Sikka,Jumad(9/4) betempat dihalaman kantor Bupati Sikka. Bantuan tersebut diterima langsung oleh kabag Kesra Very Awales.
Kabag kesra Very Awales menyampaikan terimakasih kepada Badan Eksekutif Mahasiswa FIKES Universitas Nusa Nipa Indonesia yang telah memberikan Kontribusi nyata kiranya dapat meringankan beban bagi masyarakat yang tertimpa bencana alam.
Bantuan berupa Bahan Sembako dan Pakaian
Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Ns. Agustina Sisilia Wati Dua wida, M.Kep menyampaikan bantuan ini berawal dari aksi penggalangan dana yang dilakukan selama beberapa hari terakhir yang memperlihatkan eksistensi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa Indonesia dalam menjalankan salah satu Tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan peduli terhadap problem-problem kemanusiaan.
Harapannya bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh BEM Fikes dapat bermanfaaf bagi para korban bencana di Semparong, kabuten Sikka ,Flotim dan Lembata.
Sementara Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan, Alumni dan kerja sama, Pembronia Nona Fembi, S.Kep., Ns., M.Kep dalam kesempatan tersebut berharap hasil dari aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh BEM FIKES bukan hanya bernilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap wilayah terdampak bencana alam , melainkan aksi ini pun merupakan sebagai bentuk pembelajaran bagi mahasiswa untuk selalu responsif terhadap problem sosial kesehatan yang terjadi di masyarakat. . Ketua BEM Fikes Nusa Nipa Oktaviani Jenli sulastri dlm kesempatan itu menyampaikan Saya mewakili pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa Maumere telah melakukan aksi penggalangan dana selama kurang lebih 4 hari untuk sesama saudara saudari yang tertimpa bencana alam badai seroja di semparong,Lembata dan Adonara.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat kabupaten Sikka yang telah memberikan sumbangan baik dalam bentuk uang maupun dalam bentuk sembako/barang,”ungkapnya.
Dan tidak lupa juga kmi ucapkan terima kasih kepada bapak ibu dosen fakultas ilmu-ilmu kesehatan yang sudah membimbing kami, ucapan terima kasih juga untuk orang tua kami yang telah mensuport kami agar kami selalu semangat dalam melakukan aksi kemanusiaan ini
Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan, Wakil Dekan, Para Dosen, Ketua Bem, Perwakilan pengurus BEM Fikes serta HUMAS UNIPA Indonesia. (ATIC).