Category: BERITA

  • DITAJENAD Lanjutkan Kerjasama dengan JNE

    DITAJENAD Lanjutkan Kerjasama dengan JNE

    Jakarta berandanegeri.com– JNE melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (DITAJENAD) secara resmi, sebagai perusahan logistik terpilih untuk membantu pendistribusian surat dinas TNI Angkatan Darat.

    Penandatanganan MOU ini merupakan kerja sama lanjutan dengan JNE, setelah sebelumnya dilakukan pada periode 2020 – 2021 dan 2021 – 2022.

    JNE merupakan perusahaan asli Indonesia yang telah hadir lebih dari 32 tahun, terus berkomitmen memberikan pengalaman  terbaik bagi seluruh pelanggan. Dengan lebih dari 8.000 titik jaringan di Indonesia yang tersebar hingga pelosok tanah air, JNE dipercaya kembali memberikan pelayanan Satuan Jajaran TNI AD pada periode Januari – Desember 2023, dimana ini adalah tahun ke – 3 JNE menjadi perusahan jasa kiriman yang dipercaya serta telah menangani ratusan ribu dokumen atau surat dinas TNI Angkatan Darat dari Sabang hingga Merauke di tahun 2020 hingga 2022.

    Hadir secara langsung Dirajenad, Brigjen TNI Faisal Ahmadi, S.I.P., CHRMP. beserta jajaran pejabat DITAJENAD, Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto serta jajaran direksi JNE Chandra Fireta dan Edi Santoso.

    Kegiatan  dilaksanakan di Aula Raraswara Gedung R. Soedarsono Gondodipuro, Jl. Bangka No. 6 Bandung (10/01/23).

    Dalam kerja sama ini, selain memfasilitasi kiriman antar daerah dan pulau, JNE juga akan menyediakan loker penyimpanan yang digunakan oleh satuan jajaran TNI AD untuk bertukar dokumen khusus dalam satu kota di 62 kantor cabang utama JNE di seluruh Indonesia.

    Presiden Direktur M. Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan TNI AD untuk mempercayakan kembali kebutuhan kiriman kepada JNE.

    “Senang rasanya dapat memberikan kontribusi dalam membantu pelaksanaan tugas pendistribusian TNI AD sebagai bentuk nyata bakti kami kepada Bangsa dan Negara”, ujarnya.

    Lebih lanjut M. Feriadi menyatakan dengan kapabilitas JNE kami harap seluruh proses pendistribusian dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tagline JNE yaitu Connecting Happiness, dimana JNE tidak hanya mengantarkan kiriman, namun lebih jauh dari itu JNE dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Dirajenad Brigjen Brigjen TNI Faisal Ahmadi, S.I.P., CHRMP. dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilihnya JNE sebagai pemenang tender pengadaan jasa transfer barang di LPSE TNI AD TA 2023,

    “Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas  terealisasinya  kerjasama penyelenggaraan Pos Militer  Angkatan Darat dengan JNE”, ungkapnya.

    Menurutnya kerjasama ini di nilai cukup penting dan strategis karena menyangkut pendistribusian dokumen TNI AD.

    “Besar harapan JNE dapat memberikan layanan yang terbaik sehingga penyelenggaraan pos militer dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua”, pungkasnya. (Athick)

  • LARS Apresiasi 10 Rumah Sakit yang Mencapai Hasil Akreditasi “Paripurna”

    LARS Apresiasi 10 Rumah Sakit yang Mencapai Hasil Akreditasi “Paripurna”

     

    Bertempat di kantor sekretariat LARS (Lembaga Akreditasi Rumah Sakit), Menara Salemba, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (12/1/2023), Pkl. 11.00 WIB, dilakukan penyerahan sertifikat secara resmi oleh dr. Hanibal Hamidi, M.Kes selaku Direktur Eksekutif LARS, kepada sepuluh direktur Rumah Sakit (RS), yang mendapat penilaian Paripurna. Rumah sakit tersebut antara lain: RSUD Alimuddin Umar (Way Kanan), RS. Primaya (Semarang), RS. Permata Keluarga (Karawang), RS. Primaya (Sukabumi), RSUD Bung Karno (Surakarta), RS Permata Keluarga (Jababeka), RS. Primaya Betang Pambelum (Palangkaraya), RS Khusus Mata SMEC (Medan), RS. Dewi Sri (Kerawang), dan RSUD Zainal Abidin Pagaralam (Lampung Barat).

    Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS), memiliki 4 nilai budaya organisasi yang dijunjung tinggi oleh seluruh anggota LARS dengan menanamkan moto kerja; “Profesional, Integritas, Kredibelitas, dan Etika“. Moto kerja tersebut ditujukan bagi terwujudnya mutu pelayanan kesehatan rumah sakit dalam pemenuhan hak dasar kesehatan seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi unsur; “Ketersediaan, Keterjangkauan, Keberterimaan dan Kualitas”, yang sejalan dengan kesepakatan PBB bagi pemenuhan hak azasi kesehatan. Mengingat rekomendasi WHO bagi tata kelola rumah sakit yang berkualitas melalui pendekatan tentang PATH, yang dikembangkan menjadi MATH oleh dr. Budi Hartono, SE, MARS sebagai salah satu pendiri dan pengurus LARS. Selain seluruh ketentuan Standar Akreditasi Rumah Sakit oleh Kemekes tahun 2022 yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan akreditasi oleh LARS, yang didukung dengan berbagai tools strategis tersebut di atas, juga dilengkapi 4 tools ISO sebagai berikut; ISO 14001ISO 14001 (manajemen lingkungan), ISO 22000 (yang dimodifikasi sebagi tata kelola keamanan makanan bagi pasien), ISP/IEC 27001 (atau Information Security Management System (ISMS). Berbagai tool manajerial yang saling mempengaruhi secara linear tersebut, dintegrasikan dalam Platform Instrumen akreditasi digital LARS, yang dinamakan H-DIVA. Sehingga pengendalian berbagai informasi strategis tentang seluruh tools tersebut dapat terpantau dan terkendali dari dasbord H-DIPA.

    Keberhasilan 10 RS tersebut berkat efektifitas kerjasama kemitraan LARS dan berbagai Rumah Sakit, juga merupakan hasil kerja keras seluruh komponen RS dibawah bimbingan PT Takelars yang profesional dalam mempersiapkan Rumah Sakit melalui bimbingan yang berkualitas. 10 RS mendapat nilai Paripurna ini merupakan bukti atas keberhasilan kerjasama kemitraan dalam melaksanakan “Program Kemitraan Akreditasi Rumah Sakit Paripurna LARS”, yang dilaksanakan melalui 4 kegiatan strategis yang berjalan lancar dan berkualitas melalui; a) Bimbingan Akreditasi, b)Simulasi Akreditasi, c) Akreditasi RS, dab d) Pendampingan pasca akreditasi selama masa aktif 4 tahun sertifikat akreditasi, sebagai jaminan mutu dari LARS bagi RS yang bermitra dengan LARS dalam memastikan performonce kinerja RS meningkat secara signifikan dan berkelanjutan. Yang mana semua capaian kinerja akan diukur berdasarkan berbagai indikator tata kelola RS al; input, proses, output, sekaligus outcome kinerja RS, dilakukan secara obyektif dan terukur, antara lain peningkatan jumlah kunjungan pasien, sekaligus juga peningkatan pendapatan RS menjadi indikator kinerja dalam kesepakatan bersama. Hal ini sesuai dengan prasyarat bagi suksesnya industri pelayan kesehatan yang universal, dapat dipastikan melalui kepastian adanya kualitas pelayanan kesehatan yang berdaya saing tinggi secara kewilayahan, atau nasional, dan internasional.

     

    Paripurna berkat Kerja Keras Rumah Sakit

    Direktur Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS), dr. Hanibal Hamidi, M.Kes, dalam sambutannya mengucapkan proficiat dan ucapan selamat kepada kesepuluh Rumah Sakit, yang telah diakreditasi oleh LARS di akhir tahun 2022 yang lalu dan mencapai angka PARIPURNA.

    “Selamat atas kelancaran acara penyerahan sertifikat akreditasi kepada kesebelas Rumah Sakit, baik di antaranya Rumah Sakit Swasta maupun Rumah Sakit Negeri. Kesebelas Rumah Sakit tersebut telah berkenan mempercayakan kami (LARS-red) sebagai Lembaga Penyelenggara Akreditasi hingga mencapai hasil PARIPURNA, tutur Hanibal.

    Foto: Direktur LARS, dr, Hanibal Hamidi, K.Kes bersama salah satu pendiri LARS, DR. dr. M. Natsir Nugroho, SpOG, M. Kes

    Ia pun mengapresiasi bahwa pencapaian hasil yang Paripurna ini berkat kerja keras dan keuletan Rumah Sakit. LARS sebagai sebagai Lembaga Akreditasi, hanya menambahkan apa yang belum dicapai oleh Rumah Sakit, dan menyempurnakannya. Harapannya, LARS tetap berkomitmen untuk menjadi Lembaga Akreditasi Rumah Sakit yang terbaik di kemudian hari, dengan rencana kerja pada tahun 2023 dapat terakreditasi oleh berbagai lembaga internasional, antara lain Isqua, dan ISO.

    “Penilaian Paripurna berkat kerja keras Rumah Sakit, kami LARS hanya melengkapi apa yang belum dicapai rumah sakit agar menjadi sempurna. Kita terus mendorong Rumah Sakit dalam melaksanakan kegiatannya dalam kerangka pemenuhan hak dasar kesehatan yang menjadi investasi paling strategis bagi negara, bangsa dan juga untuk dunia, di kemudian hari”. Jelas, Pak Hanibal

    Ketua dewan Pendiri LARS, Dr. dr. H. M. Natsir Nugroho, SpOG, M.Kes, turut hadir pula, beserta para utusan staf dari kesebelas Rumah Sakit yang juga mengabadikan momen penyerahan sertifikat secara resmi. Para staf sekretariat LARS pun secara teknis ikut membantu melancarkan kegiatan dimaksud.

     

    LARS Mengedepankan Jaminan Mutu bagi Rumah Sakit

    Dr. dr. H. M. Natsir Nugroho, SpOG, M.Kes selaku salah satu Dewan Pendiri LARS, mengungkapkan, LARS memiliki konsep tersendiri terkait akreditasi dibanding LIPA yang lain, yang penekanannya ada pada jaminan mutu.

    “Kami selalu berupaya untuk mengedepankan jaminan mutu kepada setiap rumah sakit yang kami akreditasikan dan juga jaminan mutu saat melaksananakan pendampingan pasca akreditasi. Hal ini ditekankan agar Rumah Sakit dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kinerjanya sehingga menjadi rumah sakit yang berkualitas di negara ini”. Ujar dr. Natsir

    Ia pun mengucap profisiat dan selamat kepada kesepuluh rumah sakit yang berhasil lulus secara paripurna.

    “Pada hari ini kami (LARS-red) telah menyerahkan sertifikat kepada kesepuluh rumah sakit. Saya ucapkan proficiat dan selamat kepada kesebelas rumah sakit yang sudah selesai berakreditasi bersama LARS dan mencapai hasil Paripurna”. ungkap Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut.

    Foto: Penyerahan Cinderamata Ucapan Terima Kasih dari RS. Zainal Abidin kepada LARS
    Foto: Penyerahan Cinderamata Ucapan Terima Kasih dari RS. Dewi kepada LARS

    LARS merupakan Lembaga Akreditasi Rumah Sakit yang bekerja profesional, independen, non- profit yang berbasis sistem intekoneksi digital dan komunitas. LARS dipercaya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai lembaga penyelenggara akreditasi Rumah Sakit di Indonesia berdasarkan Surat Keputusan menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/ MENKES/6604/2021 tentang Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi Rumah Sakit.

    LARS saat ini dipimpin oleh dr. Hanibal Hamidi, M.Kes selaku Direktur, Dr. HP Bastaman, MPH, FISQua (Sekretaris Eksekutif) dan Ilham Nasai, M.AP (Bendahara).

    Berbagai informasi dapat dilihat pada web site LARS: lars.or.id, atau berbagai informasi di youtube dengan mengentikkan 4 kata “LARS” maka dapat diketahui apa saja yang telah diproduk oleh LARS. Salam LARS. (Ricky Hayon).

  • COSMO JNE FC Siap Torehkan Prestasi di Liga Futsal Indonesia 2022/2023

    COSMO JNE FC Siap Torehkan Prestasi di Liga Futsal Indonesia 2022/2023

    Jakarta berandanegeri.com –  Cosmo JNE Futsal Club siap torehkan prestasi terbaiknya dalam menghadapi Liga Futsal Professional Indonesia musim 2022-2023.

    Upaya tersebut ditandai dengan seremoni  perpanjangan kerjasama antara JNE dan Cosmo Futsal untuk 2 musim sekaligus sebagai momentum perkenalan pemain yang akan memperkuat tim, peresmian jersey baru dan memperkenalkan maskot Cosmo JNE FC bernama MARS, yang dilaksanakan pada Kamis (15/12/2022) di CGV Sports Hall FX Sudirman Jakarta.

    Ket. Foto: Kiri ke Kanan Fachri Reza (Kapten), Ivan Bunawan (Artis), Eri Pulgunadi

    Acara peresmian ini dilakukan antara manajemen JNE dan manajemen COSMO yang dihadiri oleh VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi dan Manajer Tim Cosmo JNE FC, Hansen Tjubianto beserta seluruh  official dan pemain.

    Dukungan JNE ini merupakan wujud kepedulian terhadap perkembangan dan kemajuan futsal di Indonesia dan sebagai bentuk komitmen JNE untuk memberikan manfaat sebesar -besarnya kepada masyarakat di usianya yang ke – 32 tahun.

    Eri Palgunadi selaku VP of Marketing JNE mengatakan, JNE ingin terus memberikan dukungan bagi anak bangsa. Salah satunya melalui olahraga futsal sebagai olahraga yang sangat digandrungi di Indonesia.

    Ket. Foto: Kiri ke Kanan Maskot COSMO JNE FC (MARS) dengan Jersey Baru

    “Sebagai perusahaan asli Indonesia, JNE tentunya juga akan terus mendukung untuk kemajuan UKM, pendidikan, ekonomi maupun olahraga sesuai tagline “Connecting happiness”.

    Hansen Tjubianto selaku Manajemen Cosmo JNE FC, menyampaikan bahwa JNE merupakan sponsor utama untuk mendukung Cosmo JNE FC yang akan berlaga dengan 12 tim futsal terbaik di Indonesia.

    “Dengan dukungan yang maksimal dari JNE sebagai perusahaan logistik terbesar di Indonesia ini, harapannya adalah memberikan hasil yang terbaik di setiap pertandingan dan menjadi juara Liga Futsal Professional di musim 2022-2023” ungkapnya.

    Ket. Foto: Santunan bersama Anak Yatim

    Tim yang memiliki sebutan Yellow Sub ini di dominasi pemain Timnas Futsal Indonesia yang berhasil meraih medali perak pada ajang Piala Futsal AFF dan Sea Games 2021.

    Untuk musim kompetisi 2022-2023 akan berlangsung di 5 kota (Jakarta, Surabaya, Pontianak, Lampung dan Malang) yang diikuti 12 tim terbaik di Indonesia, dan sudah ditetapkan oleh Federasi Futsal Indonesia akan dimulai kick off pada 7 Januari – 27 Agustus 2023.

    Dalam acara kali ini pun tim Cosmo JNE FC akan melakukan funmatch futsal pada melawan tim Futsal karyawan JNE bersama dengan Ivan Gunawan serta dilakukan juga pemberian santunan anak yatim sebagai kepedulian kepada sesama dan sejalan dengan filosofi Berbagi, Memberi dan Menyantuni dari JNE.

    Ket. Foto: COSMO JNE FC

    Fachri Reza Kapten Tim Cosmo JNE FC menyampaikan, “Kekompakan dan kerja keras tim, di musim sebelumnya berhasil meraih peringkat ke tiga berkat dukungan doa dan harapan dari seluruh Ksatria dan Srikandi JNE dan masyarakat agar kami terus memberikan yang terbaik dan mampu menjadi juara di musim 2022-2023,” tutur Fachri. ( Athick ).

  • JNE Raih Penghargaan “The Best Industry Marketing Champion 2022 Logistics Category”

    JNE Raih Penghargaan “The Best Industry Marketing Champion 2022 Logistics Category”

     

    Jakarta berandanegeri.com – JNE kembali dianugerahi penghargaan bergengsi dari Markplus dengan meraih penghargaan “The Best Industry Marketing Champion 2022 Logistics Category”

    Penghargaan diberikan oleh Hermawan Kartajaya Founder & Chairman of M-Corp kepada Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto”, pada Kamis  (8/12/2022), di Ballroom Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta Selatan.

    MarkPlus, Inc. bekerja sama dengan Marketeers dan Indonesia Marketing Association (IMA) secara konsisten memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh Marketing yang bergengsi dan dihormati di Indonesia. Mereka harus menunjukkan keteladanan “marketing spirit” sekaligus memberikan dampak yang besar baik pada kinerja bisnis perusahaan mereka dan masyarakat luas melalui Industry Marketing Champion dan Marketeer of The Year.

    M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini. “Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar–besarnya kepada Markplus, sebagai penyelenggara penganugerahan skala nasional kepada para tokoh marketing tahun 2022 yang dinilai telah memberikan pengaruh baik untuk kinerja perusahaan”.  kata Presiden Direktur  JNE.

    Komitmen JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, untuk konsisten berkontribusi terhadap kemajuan perekonomian Bangsa, diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis yang dapat menjadi peluang bagi masyarakat. Pengembangan bisnis pun terus dilakukan dengan meningkatkan kinerja berbagai sektor penting agar JNE memberikan kualitas pelayanan terbaik.

    Ket, Foto: JNE Meraih Penghargaan Markplus “The Best Industry Marketing Champion 2922 Logistics Category” pada 8-12-2022 di Ballroom Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta Selatan.

    Feriadi juga menyampaikan bahwa JNE didirikan dengan tujuan utama membawa manfaat bagi seluruh stakeholder, pelanggan, mau pun para mitra sesuai dengan tagline kami yaitu, “Connecting Happiness”.

    Penghargaan ini pun begitu istimewa bagi seluruh karyawan JNE di seluruh Indonesia di usia JNE 32 tahun ini dengan tema Bangkit Bersama untuk mengemban amanah, mengantarkan paket ke seluruh pelanggan, serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional agar dengan majunya logistik, bangkitnya ekonomi akan baik untuk kejayaan bangsa”, kata Feriad.

    Untuk diketahui JNE berdiri pada tahun 1990 sebagai perusahaan nasional yang berkonsentrasi pada bidang usaha jasa pengiriman dan pendistribusian. JNE juga memperluas bidang usahanya hingga jasa pengiriman makanan khas daerah (PESONA), jasa kepabeanan, penjemputan di bandara, dan pengiriman uang/money remittance.

    Pada akhir tahun 2012, JNE memisahkan divisi Logistik, menjadi unit usaha tersendiri dan terpisah dari unit kurir ekspres. Mulai tahun 2013, JNE siap berekspansi di bidang logistik, dengan berfokus pada layanan yang mencakup pergudangan, cargo, pengiriman jalur darat, sea freight, dan air freight. Di tahun 2014, JNE melakukan optimalisasi Mobile Applications untuk meningkatkan service berupa trace tracking kiriman, kemudahan transaksi digital, Free Pick up dan COD. Di tahun 2017 JNE membangun EFulfillment di beberapa cabang yaitu Warehouse Management System yang terintegrasi terkait warehousing, order fulfillment, technology development, shipping management dan delivery, menjadi solusi lengkap untuk para UKM di seluruh Indonesia. Di tahun 2020 menyikapi perkembangan e-commerce, UKM dan perubahan daya beli masyarakat yang berubah sangat cepat serta dinamis maka dibangun Mega Hub JNE di area Bandara Internasional Soekarno – Hatta. Dibangun diatas tanah seluas 4 hektar, Mega Hub (Automatic Sorting Center and Gateway System) ini akan memiliki kapabilitas menangani ratusan ribu paket per hari.

    Saat ini JNE memperluas jaringan hingga lebih dari 8000 titik layanan di seluruh Indonesia untuk mendorong kemajuan UKM dan meningkatkan perekonomian nasional. ( Athick).

  • BEI Gelar Diskusi dan Sharing Merdeka Belajar dan Mengajar di Perbatasan RI – RDTL

    BEI Gelar Diskusi dan Sharing Merdeka Belajar dan Mengajar di Perbatasan RI – RDTL

    Atambua berandanegeri.com – Dalam rangka memperingati hari guru nasional, Beyond Education Indonesia (BEI) bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua menyelenggarakan diskusi tentang implementasi merdeka belajar di wilayah perbatasan NKRI, Sabtu 26 -11-2022.

    Diskusi yang mengusung tema “Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar di Perbatasan NKRI” menghadirkan narasumber Vinsensius Brisius Leo, Ketua Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua dan Fajar Muharam, selaku Co Founder Beyond Education Indonesia.

    Selain itu juga menghadirkan narasumber lain, Ela Nurlaela, Kepala Sekolah MTS Al-Fatah, Nur Syafitri, Kaprodi Broadcasting dan Perfilman SMK Taruna Bhakti Depok.

    Founder Beyond Education Indonesia dan Beyond Borders Indonesia, Dr. Rahtika Diana mengemukakan pentingnya mengangkat isu pendidikan di wilayah perbatasan NKRI – RDTL

    Hal itu mengingat wilayah tersebut strategis sebagai  beranda terdepan negara dan bagian dari sistem pertahanan nasional wilayah NKRI

    Selain peningkatan SDM di daerah tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan dan konsep inti kurikulum merdeka belajar kesenjangan pendidikan di berbagai daerah termasuk perbatasan NKRI dapat teratasi.

    Hal itu perlu diamati seberapa siap para guru di daerah untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dan hal- hal yang menjadi kendala.

    Fajar Muharam selaku Co Founder Beyond Education Indonesia menjelaskan bahwa Beyond Education Indonesia memberikan perhatian khusus pendidikan di perbatasan.

    Dimana kondisi pada umumnya memprihatinkan dari sarana prasarana yang tidak memadai, kurangnya motivasi peserta didik untuk belajar dan rendahnya kesejahteraan guru secara ekonomi.

    “Keadaan ini berbanding terbalik kalau dilihat dari sekolah unggulan di kota kota besar dengan fasilitas lengkap dan pembelajaran nyaman,” ujarnya.

    Menurut Fajar, Kurikulum merdeka belajar menjadi topik yang menarik dunia pendidikan Indonesia saat ini karena fleksibilitas pembelajaran, fokus pada materi esensial dan menekankan pada pengembangan karakter peserta didik.

    Hal yang perlu dipahami adalah kurikulum merdeka belajar berorientasi pada kebebasan berinovasi dan berkreatifitas bagi guru dan peserta didik.

    Diskusi ini menjadi ruang sharing session mengenai kurikulum merdeka belajar dan para guru khususnya di Atambua untuk memahami konsep merdeka belajar dan kendala yang dihadapi.

    Vinsensius Brisius Leo, Ketua Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua,mengatakan rendahnya literasi masyarakat dan masalah ekonomi menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan layak di Atambua.

    Selain itu, rendahnya kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidikan dan kependidikan menjadi masalah tersendiri dan perlu diatasi agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Atambua.

    Kegiatan serupa  bertema sudah pernah dilakukan sebelumnya, yakni di Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara. Akan diselenggarakan di daerah lain seperti Kabupaten Natuna, daerah lainnya.

    Antusiasme masyarakat dengan kehadiran Beyond Education Indonesia di perbatasan NKRI menunjukkan bahwa pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut perlu mendapat perhatian khusus.( Athick).

    ************

     

  • Siaran Pers Bupati Dogiyai mengenai Masalah Kecelakaan Lalu Lintas dan Kerusuhan di Kabupaten Dogiyai

    Siaran Pers Bupati Dogiyai mengenai Masalah Kecelakaan Lalu Lintas dan Kerusuhan di Kabupaten Dogiyai

    Kigimani berandanegeri.com. Pada hari Sabtu, 12 November 2022 telah terjadi kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Kampung Putapa, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai. Kasus ini kemudian berlanjut dengan dilakukannya pembakaran rumah warga, kios, dan kantor pemerintah Kabupaten Dogiyai, pembunuhan terhadap satu orang warga, dua orang anggota polisi terluka akibat terkena panah, satu orang warga terluka, dan empat orang sementara dinyatakan hilang.

    Menanggapi masalah tersebut, Bupati Dogiyai menyampaikan beberapa pernyataan sebagai berikut:

    • Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya warga Kabupaten Dogiyai akibat kecelakaan lalu lintas maupun akibat pembunuhan yang dilakukan oleh pihak yang terlibat dalam kerusuhan. Kami berdoa semoga arwah mereka diterima di sisi Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkannya diberi ketabahan dan kebahagiaan dalam hidupnya di dunia.
    • Pelaku kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia agar diproses hukum dan diberi hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
    • Pemerintah Kabupaten Dogiyai mengutuk keras semua pihak yang melakukan kerusuhan dan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun, yang menyebabkan terbunuhnya warga yang tidak bersalah, melakukan pembakaran rumah, kios dan kantor, dan melakukan pemanahan terhadap anggota polisi yang sedang melaksanakan tugas.
    • Pihak penegak hukum harus mengambil tindakan tegas dengan memproses hukum semua pihak atau pelaku yang terlibat dalam kerusuhan dan tindakan kekerasan dalam kasus ini.
    • Berlaku sejak terjadinya permasalahan ini sampai waktu yang tidak ditentukan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, pengamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai lebih ditingkatkan. Bersamaan dengan itu, dilarang keras melakukan aksi demonstrasi, kegiatan-kegiatan dalam bentuk massa kecuali untuk kepentingan ibadah, dan tindakan-tindakan lain yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan keamanan dan ketertibaan.
    • Disampaikam kepada semua pihak agar tidak melakukan tindakan provokasi dalam bentuk apapun dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax) secara lisan maupun melalui media massa dan media sosial yang dapat memperparah gangguan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Dogiyai.
    • Pemerintah Kabupaten Dogiyai akan melakukan pendataan terhadap semua kerugiaan yang dialami oleh warga yang tidak bersalah dan akan dilakukan penanganan secara wajar atas kerugiaan-kerugiaan tersebut dengan berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku.
    • Pemerintah Kabupaten Dogiyai akan melakukan proses pemulihan pasca-kerusuhan dengan melibatkan semua pihak. Untuk itu, dihimbau kepada semua warga Kabupaten Dogiyai untuk tetap beraktivitas secara normal dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

    Kigamani, 14 November 2022

    BUPATI DOGIYAI, YAKOBUS DUMUPA, S.IP, M.I.P

  • Pimpin Apel Bersama, Apolos Bagau : “Sekolah Yayasan Berperan Tingkatkan Mutu Pendidikan di Intan Jaya”

    Pimpin Apel Bersama, Apolos Bagau : “Sekolah Yayasan Berperan Tingkatkan Mutu Pendidikan di Intan Jaya”

    BERANDANEGERI.COM,- Peningkatan kualitas mutu pendidikan di Intan Jaya harus dimulai dari  program yang diterapkan dalam satuan pendidikan terutama dari jenjang pendidikan dasar yang kemudian berkembang ke pendidikan menengah.

    Itulah sebabnya, sekolah-sekolah  yang berada di bawah naungan Yayasan YPPK maupun YPPGI di Intan Jaya diharapkan menjadi penentu kualitas dan mutu pendidikan.

    Hal tersebut disampaikan kepala dinas pendidikan Kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau,S.T saat memimpin Apel bersama TK,SD,dan SMP YPPK di Bilogai- Intan Jaya,  Senin,(19/09 ).

    “Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kebijakan, kepemimpinan kepala sekolah, infrastruktur, dan proses pembelajaran yang terjadi di sekolah, sehingga sebagai YPPK dan YPPGI yang banyak mengelola jenjang pendidikan dasar di Intan Jaya diharapkan dapat berperan dalam peningkatan mutu pendidikan di Intan Jaya,” kata Apolos Bagau.

    Apolos menyampaikan apresiasi kepada semua tenaga guru maupun anak-anak sekolah yang telah bertahan menjalankan aktivitas pendidikan di kabupaten Intan Jaya.

    Menurut mantan kepala dinas pekerjaan umum Intan Jaya ini , sekolah-sekolah yayasan dikenal sebagai pioner pendidikan terutama untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau karena minimnya infrastruktur dan dana.

    “Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada para guru-guru dan anak-anak sekolah yang selama ini bisa menjalankan proses belajar mengajar meski sebelumnya pernah mengalami situasi Covid_19 maupun konflik bersenjata,namun aktivitas pendidikan tetap berjalan,” ucap Apolos.

    Sebagai pemimpin dinas pendidikan kabupaten Intan Jaya, Bagau meminta kepada guru-guru yang bertugas di kabupaten Intan Jaya agar dapat melaksanakan tugas sesuai SK yang ditetapkan.

    Kadis Pendidikan Intan Jaya Apolos Bagau, ST (Bertopi) saat memimpin Apel bersama bersama TK,SD,dan SMP YPPK di Bilogai pada Senin,( 19/09 )

    “Kepada guru-guru, supaya aktifkan sekolah-sekolah yang selama ini belum aktif. Saya akan turun cek di setiap sekolah untuk memastikan keberadaannya,” tegas Apolos.

    Apolos mengharapkan, sekolah-sekolah yayasan tetap menjadi contoh bagi siswa-siswi maupun orang tua murid terutama dalam hal kelangsungan dan mutu pendidikan.

    Apolos menyinggung soal bantuan pemerintah terhadap sekolah yayasan yang masih terbatas, sehingga membutuhkan upaya kemandirian yayasan dalam mengelola pendidikan.

    “Kita [Pemerintah] hanya membantu dari bantuan otonomi. Hal ini Penggurus yayasan perlu mengetahui dan sehingga yayasan bisa bermandiri,” ujarnya. .

    Dalam kondisi ini, ia menghimbau  kepada penggurus yayasan maupun kepala-kepala sekolah agar tidak mengharapkan bantuan lebih dari pemerintah.

    “Sekolah yayasan itu tidak bisa mengharapkan bantuan semuanya dari pemerintah kecuali sekolah-sekolah Negeri,” ucapnya.

    Akhir dari sambutanya, Apolos mengajak semua pihak yang peduli pendidikan,untuk bersama memajukan mutu pendidikan kabupaten Intan Jaya dengan caranya masing-masing.

    “Akhirnya, saya selaku pimpinan dinas pendidikan menagajak semua pihak yang peduli pendidikan agar bersama bekerja demi pendidikan dan masa depan anak-anak kita.Pembangunan daerah ini ada di tangan mereka [anak sekolah] di beberapa tahun nanti”, tutupnya.  (kb/*bn)

  • Perayaan  C i n t a  Marcel-Siska

    Perayaan  C i n t a  Marcel-Siska

     

    Sabtu, 17 September 2022 adalah hari yang sangat indah buat Marcellius Kurnadi Lukiman (Marcel) dan Fransisca Julyviani (Siska). Pada hari itu bertempat di Gereja St. Alfonsus Rodriguez, Pademangan, Marcel dan Siska “merayakan cinta” mereka dengan perayaan Ekaristi Perkawinan. Perayaan Ekaristi Perkawinan dipimpin oleh Pastor Gregorius Sasar Harapan, SVD dan didampingi oleh Pastor Antonius Dwi Cahyono, SVD dan Pastor Anselmus Selvus Wege, SVD. Dengan perayaan Ekaristi Perkawinan, Marsel dan Siska pertama dan utama ingin menempatkan “Yang Kudus” (Allah) sebagai fondasi membangun rumah tangga mereka. “Yang Kudus” ingin mereka jadikan jurumudi untuk bahtera perjalanan hidup perkawinan mereka.

    Allah yang dilukiskan sebagai Allah yang Penuh Cinta tergambar kuat dalam kotbah yang dibawakan oleh Pastor Gregorius Sasar Harapan, SVD. Lebih jauh dalam kotbahnya, Pastor Gregorius menekankan beberapa point penting yang mesti diaplikasikan dalam membangun kehidupan rumah tangga: sikap saling terbuka antara suami-istri, sikap saling memaafkan, sikap kerendahan hati, dan selalu membangun sikap membawa setiap persoalan rumah tangga kepada Tuhan lewat doa keluarga.

    Filsuf Plato (427-327) mereflesikan persahabatan pertama-tama sebagai sebuah keindahan. Orang bersahabat karena orang mencari keindahan yang ada di dalam diri orang lain. Keindahan yang ditemukan dalam diri orang lain hendaknya menggerakan manusia untuk menatap “keindahan yang lain”. Pengalaman manusia akan keindahan di atas bumi, menurut Plato, memggerakan manusia untuk melihat “keindahan yang lain” yang berada di luar realitas yakni sebuah “keindahan abadi”.

    Di dalam Kitab Suci, Allah juga dilukiskan sebagai Sang Pemberi Cinta terhadap umat-Nya. Allah mengambil peranaan pada familia (keluarga) manusia di dalam pembebasan Israel dari penjajahan di Mesir. Allah tidak hanya menempatkan manusia di dalam relasi dengan diri-Nya melainkan juga relasi dengan sesama sebagai suatu keluarga. Pada Kitab para nabi juga kita melihat gambaran Allah  sebagai pengantin:

     “Aku akan menjadi suamimu selama-lamanya: Aku menjadi suamimu di dalam kebenaran dan keadilan di dalam cinta dan belas kasih” (Hos 2:21).

    Perkawinan menurut pengertian kristiani adalah komitmen dan janji oleh seorang laki-laki dan seorang perempuan untuk membentuk suatu kebersamaan seluruh hidup. Komitmen untuk membangun rumah tangga bersama adalah aplikasi dari pernyataan Yesus sendiiri, “Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia” (Mat. 19:6). Untuk itu “C I N T A” Marcel – Siska patut dirayakan.

    (Paskalis Bataona)

     

     

  • Artha Graha Group Berpartisipasi Selesaikan Pembangunan Gereja Katedral Jayapura

     

    BERANDANEGERI.COM,– Artha Graha Group  sebagai salah satu kelompok bisnis terkemuka di Indonesia yang didirikan Tomy Winata telah memutuskan  berpartisipasi  dalam proses penyelesaian pembangunan Gereja Katolik Katedral Kristus Raja, Keuskupan Jayapura yang terletak di jantung Kota Jayapura, ibukota  Provinsi Papua.

    Seperti dikutip dari  tiffanews.com, ,  Sabtu (17/9), kepastian dukungan  PT Artha Graha Group untuk berpartipasi dalam proses penyelesaiaan pembangunan Gereja Katedral itu disampaikan pemimpin umat Katolik Keuskupan Jayapura, Uskup Leo Laba Ladjar, OFM dan  Pastor Robertus Lamba Tangdilinting selaku  penanggungjawab pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja setelah pihaknya mendapatkan pemberitahuan dari utusan pimpinan Artha Graha Group belum lama ini.

    “Benar, bahwa Artha Graha Group sudah bersedia membantu dalam proses penyelesaian pembangunan Gereja Katedral Jayapura dalam bentuk sumbangan material bangunan. Pihak Pantia pembangunan sedang mengurus semua itu,” kata Uskup Leo Laba Ladjar.

    Di tempat terpisah,  Pastor Robertus mengatakan, pihaknya telah  menginformasikan kabar yang menggembirakan dari pimpinan Artha Graha Group kepada semua anggota pantia pembangunan gereja Katedral Kristus Raja.

    “Tentu saja  umat sudah mengetahui kabar baik ini. Kepada Artha Graha kami mengusulkan agar mereka memilih salah satu dari beberapa  jenis material bangunan  yang kami tawarkan untuk dibantu seperti marmer  untuk panti imam di dalam kapel dan gereja, atau granit untuk lantai badan gereja dan kapel,  serta AC. Terserah, pihak Artha Graha Group  mau membantu material bangunan yang mana,” kata Pastor Robertus.

    Patut diketahui bahwa pucuk pimpinan Artha Graha Group, Tomy Winata, memutuskan untuk berpartisipasi dalam proses penyelesaaian pembangunan Gereja Katedral Jayapura setelah Uskup Leo Laba Ladjar, OFM pada awal Juli 2022 mengirimkan surat kepada Tomy Winata selaku Pendiri Yayasan “Artha Graha Peduli”.

    “Pada kesempatan yang baik ini, kami mengetuk Hati Bapak Tomy Winata bersama keluarga dan seluruh rekan usaha yang Bapak Pimpin untuk berkenan  ikut serta bergotong-royong, berat sama dipikul – ringan sama dijinjing dalam rangka menyelesaikan pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja, Jayapura, Provinsi Papua,” tulis Uskup Leo Laba Ladjar,OFM.

    Lebih lanjut, Uskup Leo menulis, sambil berdoa dengan tekun  dalam penantian  datangnya keputusan Paus Fransiskus di Vatikan dalam rangka purna tugas   karya bakti selaku  Uskup Keuskupan Jayapura,  kami sangat mendambakan dipercepatnya penyelesaian pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja yang sudah dimulai sejak Agustus  2016.

    Bantuan tulus dari Bapak Tomy bersama keluarga dan segenap karyawan perusahaan, lanjut Uskup Leo  dapat diberikan dalam bentuk material (bahan) bangunan atau dana tunai yang dikirim ke : “Pembangunan Gereja Katedral”  Bank Mandiri Nomor Rek: 154 – 00 – 9900000 – 6 atau  “Pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja” BRI No.Rek: 2141 – 01 – 001556 – 50 – 3, atau, “Panitia Pemb. Gereja Katedral” Bank Papua, No.Rek: 1000202018340.

    Mengakhiri suratnya, Uskup Leo mengatakan, segala budi baik Bapak Tomy Winata bersama keluarga dan segenap karyawan perusahaan akan selalu  didoakan   umat Katolik  saat mereka beribadah khusuk di Gereja Katedral ini dan dikenang abadi  seluruh masyarakat  di Tanah Papua.

    Salah seorang tokoh umat Katolik Tanah Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes mengatakan, masyarakat seluruh Tanah Papua terutama  masyarakat Asli Tanah Papua tentu saja menyatakan rasa gembira sembari mengucapkan terimakasih  yang tulus kepada pendiri Artha Graha Group, Tomy Winata yang dalam kesibukan mengurus bisnisnya yang bertaraf internasional, masih juga meluangkan  sedikit waktu dan perhatian serta memberikan sumbangan tulus kepada umat Katolik di Tanah Papua khususnya di Keuskupan Jayapura.

    “Hanya dengan ucapan terimakasih yang tulus saja yang dapat disampaikan masyarakat asli di Tanah Papua kepada  bapak Tomy Winata bersama keluarga dan semua karyawan perusahaannya. Kebaikannya hanya dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kami berdoa agar diberikan kesehatan dan umur panjang bagi bapak Tomy sekeluarga serta diberikan  kemudahan dan  kelancaran usaha bisnisnya di tingkat nasional dan internasional,” kata Aloysius Giyai.

    Aloysius mengatakan, Tomy Winata itu bukanlah orang baru bagi masyarakat Papua di Tanah Papua ini.

    “Tomy Winata adalah salah satu pengusaha sukses yang punya Hati untuk orang kecil, miskin dan terpinggirkan. Dia punya Hati untuk Papua. Dia punya ikatan emosional sangat kental dengan masyarakat dan Tanah Papua karena ketika masih berusia muda,  pemuda gagah Tomy Winata sudah berlanglang buana merintis usaha bisnis di Tanah Papua. Beliau kenal baik orang Papua dan memahami secara baik karakter orang asli Papua. Kita patut berdoa untuknya dan berterimakasih kepadanya,” katanya.

    Sebagai informasi, Gereja Katedral Jayapura adalah Gereja Induk yang berada di Keuskupan Jayapura, Papua. Selain Keuskupan Jayapura di Tanah Papua masih terdapat  empat Keuskupan lainnya yaitu Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Agats, Keuskupan Timika dan Keuskupan Sorong Manokwari.

    Sebagai Gereja Induk di Provinsi Papua, dengan menyadari pesatnya perkembangan jaman mulai dirasakan kepasitas Gereja Katedral Jayapura sudah tidak representative lagi sehingga  umat mulai memikirkan membangun Gedung Gereja yang baru yang lebih luas dari bangunan sebelumnya agar dapat menampung umat yang jumlahnya semakin banyak dari tahun ke tahun.

    Berdasarkan perencanaan, total biaya yang diperlukan untuk membangun gereja ini  sebesar  Rp88 Milyar lebih.

    Sumber biaya pembangunan diawali dengan kegiatan penggalangan dana di antara umat sendiri melalui system “Ebamukai” yaitu membentangkan  tikar di tanah  untuk kumpulkan  uang koin secara spontanitas ala tradisi masyarakat asli Papua, kemudian sumbangan para donatur dalam bentuk material bangunan maupun uang dan juga bantuan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta. * (ade/bn)

  • Optimalkan Kegiatan Belajar, Dinas Pendidikan Intan Jaya Bersama Yayasan YPPK Lakukan Evaluasi

    Optimalkan Kegiatan Belajar, Dinas Pendidikan Intan Jaya Bersama Yayasan YPPK Lakukan Evaluasi

    Dinas pendidikan Kabupaten Intan Jaya melaksanakan evaluasi bersama guru -guru dan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan YPPK Intan Jaya beserta penggurusnya di ruang SMP YPPK St.Fransiskus Asisi Bilogai, Intan Jaya Jumat,(16/09).

     

    BERANDANEGERI.COM,-  Dalam rangka optimalkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, dinas pendidikan Kabupaten Intan Jaya melaksanakan evaluasi bersama guru -guru dan sekolah yang berada di bawah naungan  Yayasan YPPK Intan Jaya beserta penggurusnya di ruang SMP YPPK St.Fransiskus Asisi Bilogai,  Intan Jaya Jumat,(16/09).

    Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya, Apolos Bagau mengatakan, proses belajar akan berjalan lancar bila ada kerja sama dari semua pihak.Bila tidak demikian,pencapaian dan proses belajar akan menurun.

    “Di sekolah harus ada kegiatan belajar, supaya anak-anak ke sekolah tetap semangat juga perlu ada kerja sama dari para guru dan orang tua juga pihak-pihak yang peduli pendidikan. Dengan demikian proses belajar – mengajar akan tercipta”, ujar Apolos.

    Apolos meminta kepada  yayasan YPPK maupun YPPGI agar mengontrol sekolah-sekolah yang berada di bawah naungannya,sehingga keaktifan guru-guru dapat terawasi.

    “Saya selaku kepala dinas pendidikan minta kepada PSW YPPK maupun YPPGI yang ada di daerah Intan Jaya supaya bersama menjaga, mengawasi dan melindungi tenaga guru maupun anak sekolah yang berada di bawah naungan gereja,baik itu gereja Katholik maupun Kristen.

    Apolos berharap semakin hari wajah pendidikan bisa nampak dan menyelamatkan masa depan anak negeri.

    Kepada pengurus Penggurus PSW YPPK baru yang diketuai, Pastor Dekan,Yanuarius Yance Yogi,Pr, Apolos meyakini beberapa sekolah yang selama ini belum ada aktifitas belajar. dapat diaktifkan kembali.

    “Saya minta kepada Pastor dekan selaku ketua PSW YPPK baru supaya dapat mengkoordinir guru-guru di beberapa sekolah yang selama ini tidak menjalankan kegiatan belajar. Saya yakin ,proses pendidikan akan berjalan baik karena di bawah naungan gereja”, harap Apolos yang juga mantan kepala dinas PU Kabupaten Intan Jaya.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya Apolos Bagau ST

    Apolos mengatakan, dinas pendidikan Intan Jaya akan mengadakan evaluasi pendidikan yang sama bersama lembaga yayasan YPPGI dalam waktu ke depan.

    Dalam kesempatan itu, Apolos kembali menghimbau para guru yang ada di luar kabupaten Intan jaya,agar kembali bertugas di sekolah masing-masing.

    “Bila mengabaikan himbauan dan perintah dari dinas maupun yayasan,akan dikenai sanksi, tegas Apolos.

    Ketua Penggurus Yayasan PSW  YPPK, Pastor Yanuarius Yance Yogi,Pr mendukung program dinas pendidikan serta akan mengaktifkan dan menertibkan keaktifan guru-guru di bawah naungannya.

    “Saya mendukung program dinas pendidikan terkait kemajuan pendidikan di daerah Intan Jaya. Juga akan saya perintahkan supaya ada beberapa sekolah yang selama ini tidak  aktif karena tenaga guru tidak ada, dapat berusaha supaya aktifkan”, ujar Pastor Yogi

    “Juga kepada kepala sekolah maupun guru-guru yang selama ini mengabaikan tugas akan saya tindak tegas.Dengan demikian,meskipun situasi intan jaya belum tentu kondusif namun proses pendidikan dapat dijalankan guna masa depan anak-anak daerah”, tutup Pastor Yogi . (*kb/bn)