Category: BERITA

  • Warga Lembata Diaspora Minta Gubernur NTT Batalkan ETMC 2021

    Warga Lembata Diaspora Minta Gubernur NTT Batalkan ETMC 2021

    Jakarta Berandanegeri.com–Sejumlah warga Lembata Diaspora Sedunia yang tergabung dalam Grup WhatsApp Ata Lembata, meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Panitia Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) membatalkan rencana turnamen ETMC yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di NTT dan rencananya diselenggarakan di Lewoleba, kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2021.

    “Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki niat baik memajukan olahraga sekaligus ajang mencari potensi pamain lokal. Namun, melihat penyebaran virus korona di Lembata yang makin meningkat, kami meminta Gubernur Laiskodat untuk membatalkan. Turnamen itu sangat bagus namun melihat terpaan virus korona makin meningkat, sebaiknya dibatalkan kemudian diagendakan kembali di waktu mendatang,” ujar Justin L Wejak, admin grup Ata Lembata dalam keterangan tertulis yang diterima berandanegeri.com Minggu (20/6/2021).

    Sementara itu Pastor Yohanes Laba Tolok SDB mengingatkan agar Pemerintah Provinsi NTT serius mempertimbangkan keselamatan para kontingen dan warga masyarakat Lembata di tengah meningkatnya wabah korona. Apalagi, belakangan semakin banyak warga Lembata terpapar virus berbahaya itu dan meninggal sia-sia akibat keterbatasan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di rumah sakit di Lembata.

    “Turnamen itu akan menimbulkan kerumunan besar. Warga masyarakat Lembata terutama di Lewoleba dan desa-desa akan berbondong-bondong ke Lewoleba untuk menyaksikan dari dekat rangkaian kegiatan berbagai cabang olahraga. Kehadiran warga dalam jumlah besar malah akan memudahkan penyebaran virus korona. Ini tentu membahayakan keselamatan mereka dan para kontingen. Paling pas Pemerintah Provinsi NTT membantu Lembata menangani covid-19 atau membangun sejumlah ruas jalan penting yang masih belum diurus, termasuk para pengungsi di wilayah Ile Ape dan Kedang,” ujar Pastor John Laba Tolok SDB, Pembina Novisiat SDB Tigaraksa, Tangerang, Provinsi Banten.

    Sementara itu, anggota grup lainnya, Petrus Bala Pattyona menambahkan, pembatalan turnamen itu perlu dilakukan agar Pemerintah Kabupaten Lembata serius menangani berbagai persoalan pembangunan di daerah itu yang masih menumpuk. Lembata, kata praktisi hukum asal Desa Belabaja, Nagawutu itu, baru saja dilanda dua kali bencana baik hebat yang menyebabkan daerah kelimpungan dari aspek pendanaan. Bencana banjir yang terjadi awal April lalu, akhirnya membuat Presiden Jokowi mengunjugi Lembata melihat langsung warga dan korban pada 9 April.

    Menurut Bala Pattyona, dua kecamatan di wilayah utara, yaitu Ile Ape dan Ile Ape Timur akhir November 2020 dilanda erupsi gunung Ile Lewotolok. Ribuan warga sampai mengungsi di kebun-kebun. Lalu pada Minggu, 4 April 2021, longsor dan banjir kembali melanda Ile Ape dan Ile Timur, termasuk wilayah Kedang di bagian timur. Turnamen itu juga akan menimbulkan kerumunan yang berpotensi memudahkan penyebaran virus korona sehingga turnamen belum mendesak diselenggarakan tahun ini.

    “Bencana terakhir awal April lalu sampai membuat Presiden Jokowi mengunjungi Lembata dan melihat langsung kondisi warga yang sangat menderita kehilangan sanak saudara dan kampung halaman. Pemkab Lembata sangat lemah dalam penanganan warga dan relokasi yang masih bermasalah hingga saat ini. Karena itu, turnamen sebesar EMTC akan sangat menyedot anggaran daerah. Jadi baiknya ETMC dibatakan Pak Gubernur dan diagendakan kembali di waktu mendatang karena akan berpotensi memudahkan penyebaran virus korona,” kata Pattyona.

    Marianus Wilhelmus Lawe Wahang, warga grup lainnya, mengatakan sebaiknya anggaran daerah Lembata yang sangat minim saat ini diarahkan untuk membantu para korban bencana, baik di Ile Ape dan Ile Ape Timur serta wilayah Kedang yang sangat parah dilanda bencana awal April lalu.

    “Bupati Lembata kesannya sangat bermain-main dalam membangun daerah itu. Banyak anggaran tak digunakan tepat sasaran. Bupati malah menaikkan gaji dan tunjangan per bulan sebesar Rp. 408 juta lebih mulai awal 2021. Turnamen ETMC belum begitu urgen. Saya pikir tak ada alasan untuk melanjutkan. Dibatalkan sampai suasana kembali daerah pulih di tengah gempuran wadah korona,” kata Lawe, kepala kamar mesin, chief engineer, sebuah kapal berbendera asing di perairan Uni Emirat Arab.

    Ansel Deri, admin grup Ata Lembata mengemukakan, Lembata sesungguhnya belum siap menggelar turnamen ETMC dari aspek persiapan venue yang masih minim. Sebuah lapangan yang baru dikebut Pemerintah Kabupaten Lembata juga tak memadai menampung ribuan anggota kontingen dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

    Wartawan asal kampung Kluang, Desa Belabaja ini juga mengusulkan kepada Gubernur NTT agar turnamen ETMC yang sedianya diselenggarakan Agustus 2021 ini dibatalkan. Kemudian Pemerintah Provinsi memberikan kesempatan kepada Bupati Lembata menangani warga masyarakat dan desa-desa yang baru saja dihantam banjir dan longsor awal April lalu. Pemkab Lembata juga diberi kesempatan membenahi daerah yang sangat ambradul 21 tahun terakhir.

    “Jangan sampai tamu ETMC dan tuan rumah sama-sama malu melihat wajah kota amburadul tak terurus selama 10 tahun terakhir. Bupati Lembata lebih suka jalan-jalan tidak jelas sembari menikmati gajinya ratusan juga per bulan dari kabupaten miskin itu. Lalu kalau ribuan orang datang di Lembata, bagaimana jaminan kesehatan warga masyarakat saat korona makin ganas? Rumah sakit umum daerah di Lembata sangat minim fasilitas. Kalau ada atlit cedera bisa saja Pemprov NTT atau Panitia ETMC harus menyewa helikopter mengevakuasi peserta. Baiknya dana provinsi itu untuk bekin jalan yang selama ini ditelantarkan Bupati Sunur,” kata Ansel Deri, editor buku Membangun Tanpa Sekat dalam rangka HUT ke-21 Otonomi Lembata tahun 2021.

  • SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere Raih Juara I Lomba Pepustakaan Terbaik Tingkat Provinsi NTT Tahun 2021

    Maumere Berandanegeri.com – SMA Swasta Katolik Bhaktyarsa Maumere berhasil meraih juara I Lomba Perpustakaan Terbaik Tingkat Provinsi NTT 2021. Pengumuman tersebut disampaikan melalui SK Penentapan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur No: Arpus.041/43/202, (16/07/2021). Kegiatan lomba diikuti oleh perwakilan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMA, MA, dan SMK) masing-masing Kabupaten se-Provinsi NTT.

    Kepala SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere, Sr. Marcelina Lidi, SSpS, S.Fil, Lic, menuturkan, kegiatan perlombaan ini diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT dan penilaian diambil oleh para Tim Juri yang turun ke sekolah-sekolah.

    “Hari ini kami keluarga besar SMA Swasta Katolik Bhaktyarsa Maumere mendapat kabar gembira bahwa sekolah kami meraih Juara I Lomba Perpustakaan Terbaik tingkat Provinsi NTT yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT. Penilaian yang diambil ini sangat obyektif karena dalam perlombaan, para Juri turun secara langsung ke sekolah-sekolah untuk membuat penilaian secara langsung”, Tutur Sr. Marcelina kepada berandanegeri.com, Kamis, (17/06/2021).

    Ia pun merasa bersyukur atas pencapaian sekolahnya dan merasa bangga dan bahagia atas prestasi yang dialami oleh SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere. Harapannya, semoga warga sekolah semakin termotivasi dalam literasi terutama dalam hal membaca dan dengan semangat literasi ini, banyak anak-anak  semakin tertarik untuk masuk SMAS Bhaktyarsa Maumere.

    “Sebagai Kepala Sekolah, pertama-tama, saya bersyukur kepada Tuhan atas prestasi yang kami peroleh dan tentunya merasa bangga dan bahagia. Semoga dengan prestasi ini membuat kami warga sekolah untuk semakin termotivasi dalam literasi dan juga agar kami(para guru dan siswa) semakin rajin membaca. Dengan semangat literasi ini juga, kami berharap banyak anak-anak semakin tertarik untuk masuk Bhaktyarsa ”, Tambah Alumni Licenciat Angelicum Roma tersebut.

    Sementara itu, Udo Sura, Kepala Perpustakaan SMAS Bhaktyarsa Maumere juga turut merasa puas dengan pencapaian yang dialami sekolah. Terkait kinerjanya, ia berharap akan terus bekerja maksimal dalam mengelola perpustakaan tersebut.

    “Saya pun merasa puas dengan prestasi yang diraih oleh sekolah dan hal ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja maksimal dalam mengelola perpustakaan kami” ungkapnya.

    Selanjutnya, dalam SK Penetapan, SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere sebagai Juara I akan menerima hadiah berupa Tabanas, Piala dan Piagam Penghargaan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 14 Juli 2021 mendatang dan selanjutnya akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mengikuti perlombaan Tingkat Nasional.  (Riky Hayon)

  • “Gemu Fa Mi Re” Tarian yang Menjadikan Maumere Tuan Rumah Ajang Pemilihan Putra Putri Penari Terbaik Indonesia Tahun 2021

    Maumere Berandanegeri.com – Lagu Gemu Fa Mi Re yang bearsal dari Maumere NTT yang sangat tersohor di seluruh Indonesia bahkan terkenal di dunia ini menjadikan Maumere dipilih menjadi tuan rumah dalam ajang Kontest Tari Indonesia tahun 2021.

    Kontest Tari ini diikuti sebanyak 52 peserta Putra – Putri utusan dari tiap tiap Provinsi di seluruh Indonesia. Berlangsung selama 3 hari yakni sejak tanggal 11 hingga 13 Juni 2021, dengan mengusung tema “The Secret Culture of Indonesia”.

    Terpilihnya Maumere sebagai tuan rumah juga telah melalui rapat koordinasi dari pihak penyelenggara bersama dengan Pemprov NTT, dan juga atas permintaan ibu Julie Laiskodat sehingga disepakati Kegiatan ini bertempat di Maumere.

    Hal ini disampaikan oleh Zam Ibraz selaku Founder Ikatan Penari Putra Putri Indonesia dalam sambutannya pada acara penyematan selendang kepada para peserta tari di Capa Hotel, Jumat (11/06/2021).

    “Persiapan acara panitia memutuskan Kabupaten Sikka Maumere untuk menjadi tuan rumah karena banyak sekali alasan yang membuat kami percaya bahwa jika Kabupaten Sikka cocok untuk pelaksanaan Pemilihan putra putri tari Indonesia, “ujar Ibraz.

    Salah satu   ketertarikan putra-putri tari Indonesia terhadap goyang Maumere adalah  lagu Gemu Fa Mi Re yang tentu kalau di Nusa Tenggara Timur lagu dan goyang Maumere itu menjadi salah satu ikon dan juga tarian yang dikenal oleh para penari  di Indonesia bahkan internasional.

    Tahun ini  kata Ibraz sebanyak 52 finalis yang berasal dari provinsi yang berbeda-beda mengikuti Kontest Tari Indonesia yang bertempat di Maumere, Kabupaten Sikka provinsi NTT.

    Untuk provinsi NTT mengirimkan dua pasang finalis yakni Finalis Putra Putri Tari NTT 1 dan NTT 2, ini merupakan kebijakan kami dalam menghargai NTT sebagai tuan rumah pada ajang Putra Putri Tari Indonesia tahun 2021.

     Kontest pemilihan Putra – Putri Tari Indonesia merupakan ajang pencarian dan pembinaan bakat kepada para penari muda Indonesia.

    Dalam ajang ini pihaknya mencari penari yang bukan hanya bisa menari tapi penari yang keluar dari zona nyaman, menguasai kemampuan lain seperti sebagai seorang speaker, tata rias, dekorasi, merancang busana dan karya karya lain untuk menunjang dirinya sebagai seorang Putra Putri Tari Indonesia.

    Kami juga ngin mengarahkan putra-putri tari Indonesia menjadi seorang marketing kami juga mau ia bukan cuma menari tapi nantinya bisa berbisnis

    Menurut Ibraz, berbicara tentang  marketing pasti sangat penting penampilan bagaimana mereka bisa punya impact untuk lingkungan sekitar minimal dari desa atau kabupaten yang ada di daerahnya dia punya sebuah gagasan atau hasil yang ditawarkan ke panitia  bahwa di ajang putra-putri tari Indonesia nanti dia bisa melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar bergerak di atas pentas.

    Di akhir sambutannya, Zam Ibraz mengucapkan selamat datang kepada semua finalis seraya berpesan kepada finalis untuk  mengikuti aturan panitia.

    “Selamat berkompetisi dan selamat menjalankan tugas menjalankan tugas  visi misi penari, menginspirasi, kemudian jangan lewatkan setiap momen untuk menyapa berbicara karena akulturasi budaya nya terjadi  di setiap saat bahkan saat ini kalian disebelah  di kanan-kiri  punya saudara dari provinsi yang berbeda-beda inspirasi budaya, “tandasnya. (Athick)

  • Dukung Penuh Pemberdayaan UKM di Kupang dan Indonesia Timur, JNE Gelar Webinar

    Kupang Berandanegeri.com – COVID-19 telah memberikan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Dari perusahaan besar hingga Usaha Kecil Menengah (UKM) pun turut merasakan keterpurukan di masa pandemi ini. Sektor UKM menjadi prioritas yang harus diselamatkan dan diberi dukungan penuh untuk terus berkembang dalam menghadapi masa transisi yang mulai beralih dari penjualan offline ke online.

    Mendukung sektor UKM  untuk bersaing di dunia digital, JNE menggelar  webinar “JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Kupang”. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Kupang dan Indonesia Timur dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

    Acara webinar dibuka oleh Dian Afrizal selaku Head Regional JTBNN Jatim, Bali, NTB dan NTT yang menyampaikan bahwa gelaran webinar ini merupakan salah satu bentuk perhatian JNE dalam rangka pemberdayaan UKM, khususnya di Kota Kupang dan Indonesia Timur.

    “Saya sangat berharap dengan adanya webinar ini bisa memfasilitasi dan membantu para UKM dalam menjalankan bisnis di era digitalisasi ini, saya berharap hadirnya praktisi dari UKM nantinya dapat menjadi inspirasi kepada penggiat UKM di Indonesia Timur dan Kota Kupang khususnya agar UKM indonesia timur dapat go internasional dan berorientasi eksport,” ujar Dian.

    Kepala JNE Cabang Kupang, Emi Khilafat, mengatakan JNE berkomitmen untuk terus melaksanakan program sinergi dan kolaborasi yaitu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan program adaptasi dan inovasi, dimana JNE terus optimis dan percaya bahwa tantangan yang saat ini sedang kita hadapi juga memberikan kita peluang untuk terus menggali potensi untuk berkembang di era pandemi.

    “JNE Kupang berharap dapat terus berkolaborasi dengan UKM Kupang dan semoga webinar Ngajak Online ini dapat menjadi media untuk para customers mengenal JNE lebih jauh karena JNE memiliki banyak program dan penawaran untuk memudahkan UKM, Seperti program JLC (JNE Loyal Card), Program COD sampe kepelosok indonesia timur juga free pick up. JNE Kupang juga ikut membantu mendistribusikan bantuan bencana alam secara gratis keseluruh daerah Kupang yang terdampak bencana,” jelas Emi dalam virtual webinar Goll…Aborasi Bisnis Online Kota Kupang pada Senin (07/06/2021).

    Hadir sebagai pembicara dari pihak UKM, Owner Padu Padan Tenun Erwin Yuan menuturkan, penting bagi pelaku usaha untuk terus fokus dan memiliki minat terhadap produk mereka. Selain itu, terus berinovasi dan mengembangkan content yang menarik juga tak kalah penting terutama pada masa pandemi seperti sekarang. “Padu Padan Tenun mengalami penurunan penjualan saat masa pandemi, namun kami terus melakukan inovasi yaitu dengan memproduksi masker kain dari tenun. Kami juga mengembangkan content sosial media yang menarik dengan teknik story telling di setiap post Instagram padu padan tenun agar nantinya lebih menarik dan mendapatkan banyak exposure,” ujar Erwin.

    Sementara itu, Xaverius Sondakh selaku Owner Moringakoe & Pintukoe mengatakan, salah satu langkah penting dalam memulai bisnis yaitu lihai dalam melihat dan memanfaatkan peluang yang ada disekitar kita, “Dalam memulai bisnis baru, yang pertama kita harus dapat mencari source yg terdekat dan mudah dijangkau lalu kita bisa kaitkan dengan passion kita. Yang kedua adalah service oriented yaitu sifat ingin memperlakukan pelanggan sama seperti kita ingin diperlakukan, service yang baik akan membuat pelanggan repeat buying dan yang terakhir selalu mencari peluang dan solusi terlagi di masa sulit seperti masa pandemi Covid19,” pungkas Sandy.

    Sebagai informasi, gelaran webinar “JNE Ngajak Online 2021 Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Kupang” yang diadakan pada hari Senin, 7 Juni 2021 merupakan kota ke-27 yang menjadi sasaran dalam pemberdayaan UKM oleh JNE. Setelah Kota Kupang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Bandar Lampung pada 17 Juni 2021. Webinar online kali ini merupakan roadshow di 60 kota di seluruh Indonesiadi  dan dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (Athick)

  • Badan Penghubung NTT dan Tokoh Diaspora NTT Jabodetabek Bantu Mediasi Kasus “Human Trafficking” di Jakarta

    Jakarta Berandanegeri.com – Kepala Badan Penghubung NTT Jakarta, melalui Staf Sub Bidang Pembinaan Masyarakat dan Kehumasan (Subbid PMK), Menahim Saban, SH menjelaskan bahwa pada tanggal 5 Juni 2021 yang lalu, telah mendapat laporan dari beberapa orang warga diaspora NTT yang ada di Jakarta bahwa ada dugaan praktek perdagangan Orang (Human Trafficking) yang dialami dua warga NTT yang ada di Jakarta.

    “Dua hari yang lalu, kami, Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta mendapat laporan dari beberapa orang diaspora NTT yang ada di Jakarta terkait dugaan  perdagangan orang (Human Trafficking ) yang dialami dua warga asal NTT. Kami selanjutnya, merespon laporan tersebut. Dipimpin Oleh  Kepala Badan Penghubung  Provinsi NTT bersama beberapa orang dari unsur Ormas Diaspora NTT di Jakarta, langsung bergerak cepat mendatangi lokasi tempat kedua korban berada  yaitu di daerah Pesing, Jakarta Barat’ Jelas Nahim.

    Kedua warga diaspora NTT tersebut antara lain; Vircinia Selan (18) warga TTU dan Megi Taopan (19) warga Amarasi Barat, telah dijanjikan pekerjaan oleh salah satu agen pekerjaan, sebagai ART pada rumah Sutiyah, salah satu Warga Jakarta, dengan diiming-imingi gaji sejumlah Rp 2.000.000 per bulan. Namun, setibanya di Jakarta, setelah bekerja beberapa hari, apa yang dijanjikan tidak sesuai dengan perjanjian antara kedua belah pihak sehingga diputuskan lagi bahwa kedua korban hanya akan menerima gaji sebesar Rp 1.300.000 perbulan ditambah pemotongan uang tiket kedatangannya. Kedua korban tersebut akhirnya memutuskan untuk melarikan diri sebelum ditahan oleh security majikan tersebut.

    “Tiba di lokasi, kami mendengar keterangan dan pemaparan dari kedua korban tentang kronologis bagaimana mereka di rekrut dan dijanjikan pekerjaan sebagai ART dengan gaji yang menggiurkan, karena tertarik dengan iming-iming gaji yang cukup besar tersebut, akhirnya kedua korban mau diajak ke Jakarta. Namun setelah tiba di Jakarta apa yang mereka alami tidak sesuai seperti yang dijanjikan, seperti jenis pekerjaan dan jumlah gaji yang dijanjikan,  mereka juga dilarang menggunakan telephone seluler (selama beberapa hari Hp mereka disita). Merasa di tipu, akhirnya kedua korban memutuskan untuk kabur dari tempat mereka bekerja, kedua korban sempat di tahan di posko security kompleks” Terang Nahim kepada Awak Media, Senin (07/06/2021).

    Setelah mendapat laporan tersebut, Pihak Badan Penghubung dan Tokoh Diaspora NTT Jabodetabek langsung bergerak cepat, menindaklanjuti kasus ini. Pihak Badan Penghubung telah mengijinkan kedua korban untuk menginap sementara di Wisma Kantor Badan Penghubung NTT, Tebet, Jakarta Selatan.

    Menurut Kepala Badan Penghubung NTT Jakarta, Hendry Donald Izaac, S.Sos., M.SI, pihaknya telah membantu dalam upaya memediasi kedua belah pihak baik dari pihak majikan, Sutiyah dan kedua korban. Dan sang Majikan, Sutiyah bersama Badan Penghubung akan membantu memfasilitasi kepulangan kedua korban ke kampung halamannya.

    “Untuk kasus Human Trafficking kedua Warga Diaspora NTT ini, kami telah melakukan mediasi bersama kedua belah pihak dalam hal ini, Sutyah dan kedua korban. Dan Sutyah bersama kami akan memfasilitasi keberangkatan kedua korban termasuk pengadaan tiket untuk kembali ke kampung halaman masing-masing”, imbuh Pak Donald.

    Foto Bersama Setelah Mediasi di Wisma Badan Penghubung NTT, Tebet-Jakarta Selatan

    Sementara itu, Tokoh Diaspora NTT Jabodetabek sekaligus Ketua Forum Pemuda NTT Jabodetabek, Yohanes Hiba Ndale, menghimbau agar berbagai elemen dalam masyarakat perlu menindak tegas terkait praktik Human Trafficking yang mengorbankan para pekerja di mana pun termasuk warga NTT. Pihaknya mengapresiasi Badan Penghubung yang telah menindaklanjuti kasus ini.

    “Kami harapkan perhatian semua elemen untuk menindak tegas praktik Human Trafficking yang mengorbankan para pekerja termasuk warga NTT. Saya mengapresiasi pihak Badan Penghubung yang telah menindaklanjuti persoalan ini..”, jelas Pak Ady Papa.

    Yohanes melanjutkan bahwa setiap pemuda/i NTT adalah generasi masa depan bangsa dan cita-cita adalah yang utama bagi kaum muda.

    “Kaum muda NTT adalah generasi masa depan bangsa dan cita-cita adalah yang utama bagi kaum muda saat ini maka diharapkan kasus ini tidak terulang kembali’, imbau Ketua Forum Pemuda NTT tersebut. (Riky Hayon)

  • Badan Penghubung NTT Jakarta Gelar “Senam dan Rapat” bersama Forum Komunikasi Badan Penghubung Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI)

    Jakarta Berandanegeri.com – Kepala Badan Penghubung Nusa Tenggara Timur (NTT) Jakarta melalui Kepala Sub Bidang Hubungan Antar Lembaga, Welhemus Adam Kaseh, S.AP menuturkan, kegiatan senam bersama dan rapat koordinasi yang dilaksanakan merupakan inisiatif Badan Penghubung NTT Jakarta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kegiatan silahturahmi bersama para Badan Penghubung Provinsi seluruh Indonesia, setelah sekian lama belum terselenggara oleh karena terhambat pandemic Covid-19.

    Kegiatan senam dan rapat koordinasi terpusat di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat, 04 Juni 2021 dihadiri Badan Penghubung 34 Provinsi di Indonesia. Dengan mengangkat Tema “Senam dan Rapat Koordinasi”, Badan Penghubung NTT merasa sangat bersyukur karena oleh kegiatan ini Para Badan Penghubung Seluruh Indonesia dapat bertemu kembali secara langsung.

    “Kegiatan Senam dan Rapat Koordinasi ini merupakan sebuah silahturahmi bersama Badan Penghubung seluruh Provinsi di Indonesia. Hal ini dilakukan karena selama ini berbagai aktifitas terhambat oleh karena pandemic sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan hari ini, silahturahmi antar badan penghubung bisa terjalin kembali. Kami juga sangat bersyukur karena bisa bertemu kembali” Tutur Adam kepada awak media, Jumat (04/06/2021).

    Rapat Koordinasi Badan Penghubung Seluruh Indonesia (FORKAPPSI) juga membahas terkait Peningkatan Kapabilitas ASN Badan Penghubung Seluruh Indonesia dan Penyusunan Program Pameran tahun 2022

    “Kami mengagendakan dua tema dalam pembahasan dalam rapat FORKAPPSI yaitu peningkatan kapabilitas ASN dalam lingkup Badan Penghubung dan juga selanjutnya menyusun program untuk kegiatan pameran di tahun 2022 mendatang” tambah Adam.

    Sementara itu, Kepala Badan Penghubung NTT Jakarta sekaligus Ketua FORKAPPSI, Hendry Donald Izaac, S.Sos., M.SI menerangkan bahwa dalam hasil keputusan rapat Koodinasi Badan Penghubung seluruh Indonesia menghasilkan empat keputusan yaitu terkait promosi budaya, pagelaran seni, kajian terhadap rancangan UU ASN dan peninjauan kapasitas dan kapabilitas Badan Penghubung.

    Kaban Penghubung NTT Jakarta Bpk. Donald Isaac (Batik Biru)

    “Secara umum, ada empat hal yang kami putuskan dalam rapat Badan Penghubung seluruh Indonesia; Pertama, Pada tahun 2022 akan diselenggarakan Promosi Daerah dan Budaya Seluruh Indonesia di Bandara Soekarno Hatta bekerja sama dengan PT. Angkasa Pura. Kedua, Akan diadakan Pagelaran Seni Produk dan Kuliner Nusantara. Ketiga, FORKAPPSI ke depannya akan mengkaji rancangan UU ASN untuk kemudian diusulkan ke Kemendagri. Keempat, FORKAPPSI akan meninjau kapasitas dan kapabilitas Badan Penghubung sebagai badan yang strategis sesuai peran dan fungsi”, jelas Pak Donald. (Riky Hayon)

  • PC NU Sikka Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Alam

    Maumere Berandanegeri.com – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sikka, menyerahkan bantuan sembako kepada  korban bencana alam di Bebeng, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Kamis (3/6/2021).

    Bantuan   berupa sembako ini diberikan kepada 50 KK yang tersebar dibeberapa wilayah di Kabupaten Sikka diantaranya di Kelurahan Wolomarang, Kelurahan Wuring, Dusun Waipare Desa Watumilok, Kilometer Dua Kelurahan Kota Uneng, Magepanda dan Ndete. Bantuan tersebut diserahkan oleh Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sikka.

    Anggota Banon Muslimat NU Sikka, Hj. Nurnaningsih mengatakan sumber bantuan ini  dari NU Kuwait. Orang-orang Indonesia yang bekerja di Kuwait memberikan donasi untuk warga Indonesia khususnya di Pulau Flores yang saat ini sedang dilanda  bencana alam.

    “NU Kuwait memberikan amanah kepada kami untuk menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam yang  layak menerima sumbangan walaupun sumbangan ini tidak seberapa, “ungkap Hj Nurnaningsih. Selain itu untuk tetap menjaga silahrurahmi diantaara sesama.

     Dengan adanya bantuan ini, kata Hj. Nurnaningsih umat  muslim dan warga kabupaten Sikka lainnya mengenal dan mengetahui keberadaan NU di Kabupaten Sikka. Karena NU ini hadir sudah sejak empat tahun lalu namun sebagian masyarakat belum mengenal NU.

    “Kita berharap kedepannya Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sikka lebih dikenal di kalangan masyarakat Kabupaten Sikka, “ucap Hj. Nurnaningsih.

    Bantuan yang diberikan ini tidak seberapa namun kami berharap semoga dengan bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu dalam menyambung kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, Sekretaris Panitia PCI NU Sikka, Adi menjelaskan sesuai dengan arahan dari NU Kuwait  bantuan sembako tersebut diberikan  sebanyak 200 Paket.

    Sebelumnya PCNU Sikka sudah menyerahkan bantuan ini di pulau Adonara sebanyak 150 paket. Sementara itu  50 Paket untuk kabupaten Sikka  baru diserahkan  hari ini.

    “Kita sudah menyerahkan sebanyak 150 paket untuk Adonora, Kabupaten Flores Timur dan hari ini kita meyerahakan 50 Paket untuk Kabupaten Sikka, “jelas Adi.

    Di Sikka  bantuan ini diberikan dibeberapa titik yaitu,di Bebeng Kelurahan Wolomarang, Wuring, Kilometer Dua Kelurahan Kota Uneng, Magepanda, Waipare Desa Watumilok dan Ndete.

    Dirinya juga menjelaskan dalam waktu dekat PCNU  Kabupaten Sikka, mewakili NU Sikka Peduli bekerjasama dengan  NU Kuwait  dan  elemen lainnya untuk tetap menggalang dana  membantu korban bencana alam. (Athick)

  • BEM Fakultas Hukum UNIPA Indonesia Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Nonton Bareng Film “Bung Karno di Ende”

    Maumere Berandanegeri.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakuktas Hukum UNIPA Indonesia memperingati hari Lahir Pancasila dengan Pemutaran Film “Bung Karno di Ende”. Tema yang diusung “Pancasila dalam Tindakan Bersatu untuk Indonesia Tangguh”.

    Kegiatan diawali dengan apel peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin oleh Camat Kewapante Alfons Naga, Kapolsek Kewapante ,IPTU Yance Yauri Kadiaman, dan Ketua Prodi Fakuktas Hukum Unipa Indonesia, Marcel Parera yang berlangsung di halaman Kantor Camat Kewapante, Selasa, 1 Juni 2021.

    Camat Kewapante, Alfons Naga  pada kesempatan itu mengapresiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UNIPA Indonesia yang telah mensukseskan kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila.

    “Terimakasih adi-adik BEM Fakultas Hukum UNIPA Indonesia Maumere sudah menyukseskan kegiatan ini. Saya yakin kegiatan khusus ini hanya berlangsung dikecamatan Kewapante,” ucap Alfons Naga

    Camat Kewapnte menegaskan sebagai generasi penerus bangsa tetap menjunjung tinggi Pancasila dengan 5 sila.

    Apel dipimpin Camat KewapanteAlfons Naga, didampingi Kapo;sek Kewapante IPTU Yance Yauri Kadiarman dan Kerua Prodi Fakultas Hukum UNIPA Indonesia, Marcel Parera

    Kepala Kepolisian Sektor Kewapante, IPTU Yance Yauri Kadiaman S.H menilai acara yang digelar BEM Fakultas Hukum UNIPA Maumere adalah acara identitas.

    “Ade-ade telah menunjukan identitas mahasiswa yang ada di Pulau Flores yang mana Pulau Flores mempunyai histori pada hari ini dikenang dengan hari lahir Pancasila, “ujar Kapolsek Kewapnte.

     Selain itu Kapolsek Kewapnte, IPTU Yance Y.Kadiaman juga menilai kegiatan yang dilakukan BEM bernilai tinggi. Apabila mempunyai kepribadian pasti akan mempunyai dedikasi integritas. Sebagai mantan Fakultas Hukum, Kapolsek Kewapante mengapresiasi kegiatan tersebut.

    “Saya yakin nilai-nilai ini apabila terus dipupuk akan bernilai tinggi. Dan percaya sesuatu yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan kebaikan, “ujarnya.

    Ketua Prodi Fakultas Hukum UNIPA Indonesia, Marcel  Parera S.H.M.H berpesan kepada semua mahasiswa yang hadir untuk tetap berdiri tegar dan jangan patah semangat. Harus tetap berkreasi, berinovasi dan hari ini telah membuktikan inti  dari nilai Pancasila adalah gotong royong.

     Dirinya juga merasa bangga terhadap  BEM  Fakultas Hukum UNIPA Maumere karena kegiatan berjalan dengan baik dan lancar  dan berharap tetap berpegang teguh pada aturan.

     Ketua BEM Fakultas Hukum UNIPA Indonesia, Marianus Duka Mali mengatakan pihaknya  menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film perjuangan “Bung Karno ketika berada di Kabupaten Ende”, untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila.Karena Ende menjadi kisah sejarah.

    Ketua BEM Fakultas Hukum UNIPA Indonesia, Marianus Duka Mali

     Kegiatan ini diselenggarakan  di Kecamatan Kewapante, bersama masyarakat dengan tujuan  untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pada umumnya yang berkaitan dengan nilai luhur Pancasila.

    Banyak masyarakat dan generasi muda saat ini belum memahami secara jelas tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu sendiri dan bagaimana penerapannya di masyarakat, sehingga sering terjadi percecokan Suku, Agama, Ras, Antar golongan (SARA),” jelasnya.

    Dengan kegiatan yang  dilakukan ini  dia berharap agar jiwa nasionalisme dalam diri masyarakat akan terus bertumbuh.

    Dosen Fakultas Hukum UNIPA  Indonesia, Gregorius Cristison Bertolomeus, SH.MH., mengatakan dengan adanya kegiatan Ini mahasiswa Hukum Unipa Indonesia dapat menciptakan kerukunan dan perdamaian dalam hidup berrsama masyarakat dimana saja mereka berada.

    “Artinya Hukum dijadikan sarana untuk membuat lingkungan masyarakat sekitar kita lebih damai dan rukun. Disini juga hukum bertujuan untuk mencapai keadilan, “tegasnya.

    Remi Nong  mewakili mahasiswa Fakultas Hukum menyebutkan dengan pemutaran film dimana Bung Karno diasingkan di Ende untuk mengingatkan masyarakat dan anak-anak muda agar mengetahui bahwa proses pengasingan Bung Karno di Ende menghasilkan sejarah yakni Pancasila.

    “Kami berharap kegiatan tidak sampai disini tapi kami tetap mengharapkan dukungan baik dari masyarakat maupun pemerintah untuk membangun kabupaten Sikka.

    Hal senada juga disampaikan oleh Nurul Arifin alumni Fakultas Hukum UNIPA Indonesia dengan pemutaran film ini untuk mengingatkan masyarakat tentang sejarah lahirnya Pancasila.

    Semoga kegiatan yang sudah dilaksanakan BEM FH UNIPA Indonesia tidak sampai disini  tetapi melalui sosialisasi maupun mediasi sehingga masyarakat tahu tentang hukum. (Athick)

  • Obyek-Obyek Wisata Pulau Koja Doi yang Akan Ditata dan Dikembangkan Lanal Maumere

    Maumere Berandanegeri.com – Lanal Maumere telah merencanakan akan menata dan mengembangkan beberapa obyek wisata yang ada di  Desa Koja Doi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka menjadi Kampung Bahari Nusantara (KBN) sebagai salah satu  destinasi wisata unggulan Kabupaten Sikka.

    Rencana pengembangan beberapa obyek wisata Pulau Koja Doi akan dilaksanakan dalam waktu dekat.Tentunya membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak baik Pemerintah maupun  Mitra Perusahaan.

    Demikian  disampaikan  Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi,M.Tr.CTMP, saat memberikan paparan penyiapan wisata Kampung Bahari Nusantara (KBN) Desa Koja Doi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Sikka, Senin(31/5/2021).

    Menurut Dwi Yoga, Koja Doi merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sikka. Namun sampai sekarang pengelolaannya masih secara tradisional saja dan belum dikelola dengan baik.

    “Kami melihat wisata kampung Bahari Nusantara Koja Doi ini belum dikelola dengan baik. Sehingga dengan program KBN, dan didukung semua komponen kita harap Kojadoi bisa menjadi destinasi penyanggah wisata premium di Labuan Bajo, ”terang Dwi Yoga.

    “Destinasi sudah ada, tapi belum dikelola dengan baik. Nah, dengan program KBN, didukung semua komponen tentunya kita harap Kojadoi bisa menjadi destinasi penyanggah wisata premium di Labuan Bajo,” terang dia di Gedung DPRD Sikka.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Danlanal Maumere memberikan gambaran   rencana pengembangan obyek  wisata yang dapat dinikmati di pulau Koja Doi diantaranya Fishing Keramba, Bukit Purba, Desa Pelangi dimana merupakan gagasan perdana yang ada di propinsi NTT.

    Happy Canoe
    Air Parachute Boat
    Banana Boat
    Jetsky

    Selain itu wisatawan juga dapat  bermain Flying Fox, Banana  Boat, Reef Jungle Diving dan Snorkling, Sea Culinary, Air Parachute Boat, Happy Canoe, Jetski, Glass Bottom Boat.

    Lanal Maumere menjelaskan beberapa obyek yang akan dikembangkan berupa destinasi kampung pelangi. Pihaknya berinisiatif untuk mencat 128 unit rumah penduduk Desa Koja Doi dengan berbagai warna warni menyerupai warna pelangi.

     Akan disipakan juga dengan Keramba Ikan dan restoran. Ini dimaksud agar wisatawan yang berkunjung bisa menangkap ikan segar dari keramba dan langsung diolah di restoran yang disiapkan

    Beberapa objek wisata yang sudah ada seperti pelabuhan tepatnya di pintu masuk , jembatan batu  dan lokasi batu purba akan ditata lebih baik lagi.

    Yang akan lebih menarik lagi  kata Danlanal Maumere pihaknya merencanakan membuat permainan Flying Fox  dan juga  menyediakan beberapa permainan dilaut seperti Jetski.

    Rencana Sail Flores dari Kojadoi ke Labuan Bajo

    Dwi Yoga menjelaskan jika semua rencana terwujud, tujuan akhir yang akan dilakukan yakni menginisiasi Sail Flores dari Kojadoi hingga Labuan Bajo melewati sejumlah destinasi wisata sepanjang utara Flores.

    “Ke depan, kalau masyarakat Sikka setuju kita akan bikin Sail Flores dari Kojadoi menuju Labuan Bajo. Itu goal akhirnya,” ungkap dia.

    Kojadoi merupakan desa binaan Lanal Maumere .Karena itu Sesuai instruksi fokus KBN yakni pada desa binaan.

    Lanjut Danlanal Maumere, Ada 5 klaster utama  terkait KBN yakni: Bidang pariwisata menciptakan desa agar dapat dijadikan destinasi pariwisata khususnya wisata bahari dengan cara memelihara dan melestarikan sumber daya alam dan sumber daya buatan.

    Kedua bidang ekonomi untuk meningkatkan ekononi masyarakat melalui kegatan pembinaan kelompok masyarakat dan pendampingan.

    Objek Wisata Batu Purba di Kojadoi

    KBN juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa melalui pembentukan rumah pintar sebagai wadah untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi khususnya terkait dengan berbagai kegiatan, pekerjaan dan wawasan tekonologi dan kebangsaan.

    Bidang kesehatan, meningkatkan kesehatan masyarakat desa melalui penyuluhan dan sosialisasi budaya hidup sehat dan peningkatan pelayanan puskesmas/polindes dan peralatan medis, tenaga kesehatan dan obat-obatan dengan melibatkan relawan.

    Di bidang pertahanan, masyarakat dapat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara.

    Paparan Danlanal Maumere mendapatkan apresiasi dari  Ketua DPRD Kabupaten Sikka Donatus David dan seluruh anggota DPRD.

    “Kami mengapresiasi kepada TNI Angkatan Laut khususnya Lanal Maumere atas gagasan atau ide untuk menjadikan pulau Koja Doi menjadi Destinasi Wisata Kabupaten Sikka dengan membuat kampung Bahari Nusantara (KBN), “ucap Donatus David.

    Dukungan DPRD tidak  hanya Kampung Bahari Nusantara tetapi mendukung rencana besar Lanal Maumere yakni akan menyelenggarakan Sail Flores yang nantinya mengundang wisatawan dari  Luar daerah dan Luar Negeri,seperti Australia dan  Philipina.

    “Kalau  rencana ini jadi  di selenggarakan kami yakin akan berdampak pada  Peningkatan PAD, “ungkap Donatus David.

    Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sikka sangat setuju dan siap mendukung gagasan dari TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lanal Maumere dalam Projeck Kampung Bahari Nusantara (KBN) dipulau Koja Doi diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten Sikka ditengah menghadapi wabah Pandemi Covid-19,serta sisi lain dapat meningkatkan PAD Kabupaten Sikka

    Dan selanjutnya akan ada pembahasan lebih lanjut antara Lanal Maumere, Dinas Pariwisata kabupaten Sikka, DPRD Kabupaten Sikka dalam pembahasan Projeck Kampung Bahari Nusantara ( KBN) dipulau Koja Doi, “jelas ketua DPRD kabupaten Sikka.

     Turut hadir mendampingi Danlanal Maumere diantaranya Kadiskum Lantamal VII Kupang, Mayor Laut (KH) Jimrifes Bawata,S.H, Pgs.Paspotmar Lanal Maumere, Kapten Laut (KH ) M.Boni,serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka Gorgonius Nago Bapa, serta anggota DPRD Kabupaten Sikka. (Athick)

  • Lakukan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan, KPU Sikka Bangun Kerjasama dengan Dinas PMD Kabupaten Sikka

    Maumere Berandanegeri.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka sedang berupaya melakukan inovasi dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan. Salah satu upaya diantaranya adalah membangun kerjasama dengan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka.

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari KPU Sikka, Senin (31/5/2021), KPU Sikka mengutus tiga komisioner KPU Sikka masing-masing Elsy Puspasari Kusuma Putri, Yuldensia Theresiana Hesty, dan Herimanto menemui  Kepala Dinas PMD Kabupaten Sikka Fitrinita Kristiani diruang kerjanya, Kamis (20/5/2021) lalu. 

    Pada kesempatan itu Elsy Puspasari Kusuma Putri yang menangani Divisi Perencanaan dan Data menjelaskan, saat ini KPU Sikka tengah melakukan pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan dan berniat menjalin kerjasama dengan Dinas PMD guna memperoleh data yang lebih akurat.

    Lagi pula, katanya, Dinas PMD Sikka juga sedang mempersiapkan Pemilihan Kepala Desa. Ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk membangun kerjasama.

    Herimanto yang menangani Divisi Hukum dan Pengawasan Internal menambahkan, kerjasama ini sangat penting untuk memperbaharui data pemilih, baik itu pemilih pemula maupun alih status dari TNI/Polri. Juga untuk mengeluarkan pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat.

    “Kita berharap ada sinergi antara Dinas PMD Kabupaten Sikka dan KPU Kabupaten Sikka terkait pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan sebagai persiapan menjelang Pemilu dan Pemilihan serentak 2024,” ujarnya.

    Kepala Dinas PMD Kabupaten Sikka, Fitrinita Kristiani menyambut baik permintaan kerjasama ini. “Saya  berterima kasih atas kunjungan ini dan mengharapkan ada kolaborasi program antara KPU Sikka dan Dinas PMD kabupaten Sikka,” katanya.

    Dia menjelaskan, saat ini di setiap desa sedang  berjalan Program Sustainable Development Goals (SDGs) dan setiap RT di desa terdapat satu enumerator yang bekerja sampai dengan 31 Mei 2021.

    “KPU Kabupaten Sikka tentu bisa menggunakan data yang sudah ada ini, tentu dengan ijin dari Bupati Sikka,” jelasnya. (Athick)