Category: TEROPONG

  • LEGISLATOR NTT : Dr. Benny Kabur Harman, S.H.

    LEGISLATOR NTT : Dr. Benny Kabur Harman, S.H.

    Tempat Lahir / Tgl Lahir: Flores / 19 September 1962

    Riwayat Pendidikan

    • SD , SD Katolik Denje/ Todo. Tahun: 1969 – 1975
    • SMP , SMP Tubi Ruteng. Tahun: 1975 – 1977
    • SMA , Seminasi St Plus XII Kisol. Tahun: 1978 – 1982
    • S1 Hukum, Universitas Brawijaya. Tahun: 1982 – 1987
    • S2 Hukum, Universitas Indonesia . Tahun: 1993 – 1997
    • S3 Hukum, Universitas Indonesia. Tahun: 2001 – 2006

    Riwayat Pekerjaan

    • Media Indonesia , Sebagai: Kepala Litbang . Tahun: 1996 – 1998
    • Media Indonesia , Sebagai: Wartawan. Tahun: 1989 – 1996
    • YLBHI, Sebagai: Staf on Legistasi . Tahun: 1987 – 1989
  • LEGISLATOR NTT : Ahmad Yohan, M.Si

    LEGISLATOR NTT : Ahmad Yohan, M.Si

    Tempat Lahir / Tgl Lahir: Ende / 26 Agustus 1975

    Riwayat Pendidikan

    • SD , SEKOLAH DASAR KHATOLIK BERSUBSIDI TANALODU NGADA NTT. Tahun: 1982 – 1988
    • SMP , MADRASAH TSANAWIYAH TARBIYAH ENDE NTT . Tahun: 1988 – 1991
    • SMA , MADRASAH ALIYAH NEGERI ENDE NTT. Tahun: 1991 – 1994
    • DIPLOMA , . Tahun: –
    • S1 TARBIYAH, IAIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA . Tahun: 1994 – 2000
    • S2 PASCASARJANA PROGAM MAGISTER ILMU ADMINISTRASI JURUSAN OTONOMI DAERAH , UNIV MUHAMMADIYAH JAKARTA . Tahun: 2003 – 200

    Riwayat Organisasi

    • DPP BM PAN , Sebagai: KETUA UMUM . Tahun: 2016 – 2021
    • DPP BM PAN , Sebagai: SEKERTARIS JENDERAL . Tahun: 2011 – 2016
    • DPW B, PAN DIY , Sebagai: KETUA DPW BM PAN . Tahun: 2006 – 2010
  • LEGISLATOR NTT : Melchias Markus Mekeng

    LEGISLATOR NTT : Melchias Markus Mekeng

    Tempat Lahir / Tgl Lahir: Jakarta / 08 Desember 1963

    Agama: Katolik

    Riwayat Pendidikan

    SD , SD REGINA PACIS. Tahun: 1970 – 1976

    SMP , SMP REGINA PACIS. Tahun: 1976 – 1979

    SMA , SMA REGINA PACIS. Tahun: 1979 – 1982

    S1 MANAJEMEN KEUANGAN, DE LA SALLE UNIVERSITY. Tahun: 1982 – 1987

    S1 , . Tahun: –

    S2 HUKUM BISNIS, UNIVERSITAS PARAHIYANGAN. Tahun: 2011 –

    Riwayat Pekerjaan

    PT EMCO ASSET MANAGEMENT , Sebagai: SENIOR ADVISOR. Tahun: 2011 – SKRG

    PT EMCO ADIDAYA INTERNATIONAL, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2009 – SKRG

    PT. MESANA INVESTAMA UTAMA, Sebagai: DIREKTUR UTAMA. Tahun: 1995 – 2005

    PT. PENTASENA ARTHA SENTOSA, Sebagai: KEPALA FIXED INCOME DEVISION. Tahun: 1993 – 1995

    PT. PENTA MARTIN BIERBAUM, Sebagai: MANAGER. Tahun: 1992 – 1993

    PT. DHARMALA SAKTI SEJAHTERA, Sebagai: ASISTEN CHIEF DEALER. Tahun: 1990 – 1992

    BANK DUTA, Sebagai: COSTUMER DESK FOR EXCHANGE TRADE. Tahun: 1988 – 1990

    Riwayat Organisasi

    DPP PARTAI GOLKAR, Sebagai: KETUA BIDNG PEMENANGAN PEMILU WILAYAH BALI NUSA TENGGARA. Tahun: 2014 –

    INDONESIA MONEY BROOKER ASOCIATION, Sebagai: KETUA. Tahun: 2013 – 2014

    FPG DPRRI, Sebagai: WAKIL KETUA. Tahun: 2012 – 2014

    DPP PARTAI GOLKAR, Sebagai: WAKIL BENDAHARA UMUM. Tahun: 2009 – 2015

    DPP ORMAS SOKSI, Sebagai: BENDAHARA UMUM. Tahun: 2009 – 2015

    DPD PARTAI GOLKAR KAB. SIKKA, Sebagai: KETUA. Tahun: 2006 – 2010

    DPP ORMAS MKGR, Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2005 – 2009

    FUD MPRRI , Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2001 – 2004

    PUSAT PERKUMPULAN PECINTA TANAMAN, Sebagai: DEWAN PENASEHAT. Tahun: 1998 – 2002

    ASOCIATION FOREIGN EXCHANGE TRADE INDONESIA, Sebagai: KETUA BID. PENGEMBANGAN PASAR. Tahun: 1991 – 1993

  • LEGISLATOR NTT : Andreas Hugo Pareira

    LEGISLATOR NTT : Andreas Hugo Pareira

    Tempat Lahir / Tgl Lahir: Maumere / 31 Mei 1964Agama: Katolik

    Riwayat Pendidikan

    • S3 , . Tahun: –

    Riwayat Pekerjaan

    • Univ. Katholik Parahyangan , Sebagai: Dosen . Tahun: 1988 – 2005

    Riwayat Organisasi

    • balitbangda PDI Perjuangan , Sebagai: Sekretaris . Tahun: 1998 – 2000
    • Senat Mahasiswa Fisip unpar , Sebagai: wakil ketua . Tahun: 1984 – 1985

    Riwayat Pergerakan

    • Forum Komunikasi – . Tahun: 2000 –
    • GMNI – . Tahun: 1984 –

    Riwayat Penghargaan

    • Piagam Penghargaan Dilingkungan , Dari: Univ. Katholik Parahyangan Bandung , Tahun:
  • LEGISLATOR NTT : N. M. Dipo Nusantara Pua Upa, S.H, M.Kn.

    LEGISLATOR NTT : N. M. Dipo Nusantara Pua Upa, S.H, M.Kn.

    Tempat Lahir / Tgl Lahir: Kota Surabaya / 23 Maret 1965

    Agama: Islam

    Riwayat Pendidikan

    SD , SD TANWIR SURABAYA. Tahun: – 1977

    SMP , SMP MUJAHIDIN. Tahun: – 1981

    SMA , SMA MUJAHIDIN. Tahun: – 1984

    S1 HUKUM, UNIVERSITAS AIRLANGGA. Tahun: 1990 – 1995

    S2 KENOTARIATAN, UNIVERSITAS PADJAJARAN. Tahun: 1995 – 2012

    Riwayat Pekerjaan

    Notaris / PPAT, Sebagai: PPAT Kotamadya Jakarta Timur. Tahun: 2002 – Skrg

    Notaris / PPAT, Sebagai: PPAT Kab. Bekasi. Tahun: 1999 – 2002

    PT. MBM Surabaya, Sebagai: . Tahun: 1991 – 1996

    Riwayat Organisasi

    Hubungan Kelembagaan Ikatan Notaris , Sebagai: Ketua Hubungan. Tahun: 2009 – 2012

    INI Wilayah DKI Jakarta, Sebagai: Wakil Ketua. Tahun: 2006 – 2009

    INI, Sebagai: Seksi Humas. Tahun: 2003 – 2006

    IPPAT, Sebagai: Wakil Sekretaris Umum. Tahun: 2003 – 2007

    INI, Sebagai: Anggota. Tahun: 1999 – 2002

    Riwayat Pergerakan

    GP ANSOR – Wakil Bendahara. Tahun: 2005 – 2010

    GP ANSOR – Bendahara Umum Pimpinan Pusat. Tahun: 2000 – 2005

  • Mau Kemana Diaspora Lamaholot ? Ini Pendapat Ketua Tite Hena Jabodetabek

    Mau Kemana Diaspora Lamaholot ? Ini Pendapat Ketua Tite Hena Jabodetabek

    BERANDANEGERI.COM,- Sekalipun konsepsi hidup masyarakat dalam budaya Lamaholot di Flores Timur, tidak membedakan warga yang tinggal di kampung atau Lewotana (Flores Timur) dengan para perantau, usaha untuk menyesuaikan dengan perubahan zaman tetap harus ditingkatkan. Solidaritas, kolaborasi dan jejaringan perlu dimasuki sebagai upaya lain membangun kebersamaan menuju kesejahteraan.

    Ketua Tite Hena Periode 2019-2022 Fidelis Lein mengatakan hal itu dalam sambutan pada pada acara serah terima kepengurusan Kerukunan Tite Hena di Aula SMU PAX PATRIAE, Jl.Gardenia Raya Utara Bekasi, Sabtu 26 Oktober 2019.

    Acara dihadiri Bupati Flores Timur Anton Hadjon, Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli, Wakil Ketua DPRD Yoseph Paron Kabon, sesepuh masyarakat Lamaholot jakarta, Perwakilan Ikatan Keluarga Besar (IKB) dalam komunitas Lamaholot, dan warga dan anggota Kerukunan Tite Hena.

    Fidelis Lein mengatakan, visi kepengurusan yang dipimpinnya adalah “One Tou Khirin Ehan”  atau juga “ Puin Ta’an Ulin Ehan, Gahan Ta’an Kahan Olo (Satu Tite Hena dalam Diaspora, Lewotanah dan Indonesia).

    Tema ini mau mengatakan bahwa saat ini kerukunan Tite Hena sedang menapaki anak tangga dari kepengurusan sebelumnya yang mengusung visi “Semakin dekat-semakin akrab dan semakin bersaudara” atau “ Herun Dike Haban Saren. Kunci kepengurusannya adalah”One Tou Khirin Ehan” di antara sesama warga Diaspora Flores Timur.

    Menurut Fidelis, untuk mewujudkan visi ini butuh proses dan tidak langsung jadi. Karena itu perlu dipadukan, dipadatkan, direkatkan dan diikat menjadi satu “Ulin Ehan” dan di gahan/ dibungkus/ dibentangkan dalam satu “Kahan Olo”.

    “Kita tahu banyak perubahan-perubahan besar yang terjadi di dunia ini. Perubahan itu disertai juga dengan solidaritas. Solidaritas bertumbuh karena kesamaan kepentingan, kesamaan tujuan, kesamaan cita-cita,” katanya.

    Dengan berbagai kekuatan, potensi, kelemahan juga tantangan yang dirasakan dan dihadapi, menurut dia, kedepannya masyarakat diaspora harus memulai konsolidasi, berkolaborasi,dan berjejaring.

    ” Tite Hena pun demikian, dalam tiga tahun ke depan harus konsolidasi ke dalam sambil bergerak ke luar.,” ungkapnya.

    Tuntutan penataan manajemen organisasi ke arah organisasi modern sudah mulai ditingkatkan, termasuk relasi, komunikasi dan koordinasi dengan IKB-IKB. Perlu selalu dibangun dan ditingkatkan, relasi dan semangat gelekat di antara sesama pengurus juga harus dan perlu terus menerus dijaga, dirawat dan ditingkatkan.

    “Dua ayunan besar konsolidasi ke dalam  tetapi bergerak ke luar ini menjadi satu ayunan bersama dan dalam satu irama yang sama, tidak hanya di tingkat pengurus Tite Hena dengan pengurus IKB –IKB dan antar IKB dengan IKB,” ujarnya.  

    Diaspora Lamaholot, menurut Fidelis, harus menatap ke luar bahwa zaman terus berubah dan bergerak dengan cepatnya. “Kita yang tadinya nyaman hanya bergaul dalam lingkaran kita sendiri, sudah saatnya kita juga harus memulai membuka diri, bergandengan tangan, berjejaringan membentuk komunitas –komunitas baru lintas IKB,” tegasnya.

    Dalam perkembangan kehidupan masyarakat dan negara, menurut Fidel kelompok-kelompok diaspora termasuk Tite Hena, sudah harus menetapkan diri sebagai bagiandari masyarakat sipil (civil society) untuk mengambil peran, mengisi ruang-ruang yang tidak bisa diurus oleh Negara/pemerintah dan atau sektor swasta,

    “Maka kolaborasi, berjejaringan lintas budaya , lintas komunitas , lintas agama, lintas suku adalah penting dan sudah seharusnya mulai kita lakukan, karena zaman terus bergerak. Dengan cara itu Tite Hena akan ikut berkontribusi merawat Indonesia dan Lewotanah,” harapnya.

    “Saya sampaikan, mari kita semua anak-anak Flores Timur Diaspora, mari membuka diri, mari bergandengan tangan, mari sisihkan sedikit dari waktumu, pikiranmu dan barangkali rejekimu  untuk gelekat Lera Wulan Tanah Ekan, Lewotana Bangsa dan Negara,” tutupnya.

    Serah terima kepengurusan Tite Hena dari Ketua Simon Lamakadu kepada Fidelis Lein dilakukan dalam sebuah serimonial pengalihan kepemimpinan. Simon Lamakadu menyerahkan sebuah parang dan salendang kepada sesepuh masyararakat Flores Timur Jabodetabek Bapak Umar Uli. Selanjutnya parang dan salendang tersebut diserahkan kepada Fidelis Lein.

    Upacara serah terima ini ini berlangsung penuh khidmat, disaksikan Bupati dan Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Kab Flores Timur. Sebelumnya dilakukan upacara penyambutan dengan diiringi tarian hedung.

    Sebagaimana ajakan ketua Tite Hena Fidelis Lein agar masyarakat diaspora perantauan bersatu, berkolaborasi dan berjejaringan menyambut perubahan saman, maka kiranya diaspora dapat kembali mememberi arti baru dari suatu organisasi perantauan di tengah perubahan.(ben)

  • Learning – Networking: Digitalisasi di Telapak Tanganmu

    Learning – Networking: Digitalisasi di Telapak Tanganmu

    OLEH JOSEF BATAONA

    “It’s not AI that is going to transform your business – it’s YOU. But you have to understand the principle of AI and how they can be applied.” (Chris Skyes)

    Josef Bataona

    MEWABAH. Mungkin itu gejalah yang muncul, manakala kita mencermati berbagai diskusi, pembahasan, seminar dan lain-lain. Entah itu dalam konteks disruption, atau dalam konteks menuju Industry 4.0 atau 5.0. Atau boleh jadi, kesadaran perusahaan dan individu akan perlunya mengikuti perkembangan sekitar kita, agar bisa tepat dan cepat mengambil keputusan tentang apa yang perlu dipersiapkan untuk masa depan

    Group FTHR

    Muncul pula WA group yang menamakan dirinya FTHR, yang bisa dibaca Future Human Resources atau Further Human Resources. Group ini, sebagaimana halnya group WA lainnya, berinisiatif untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman dari para anggota, tentang trend yang ada diseputar kita termasuk tentang digitalisasi. Juga tentang berbagai seminar dalam dan luar negeri yang membahas materi tersebut, siapa tahu ada yang berminat untuk mengikutinya. Hari Rabu sore itu saya berkesempatan hadir (sebagai anggota group) di LoopHaus, untuk menyimak sharing dengan tema: Future Talks: Future of Work & the Impact to Business Agility, dengan pembicara pa Pambudi Sunarsihanto, Riko Tasmaya, Denny Galant, Irma Erinda. Beberapa sudut pandang berbeda disajikan untuk memotret dan menginterpretasi perkembangan sekitar kita.

    Paham Teknologi

    Memang perlu untuk kita mengetahui tentang apa yang dilakukan berbagai perusahaan dalam konteks Digitalisasi. Dalam paparannya, pa Riko Tasmaya dan juga pa Denny mengingatkan kita semua akan peran manusia, bersamaan dengan perkembangan teknologi, seperti kata Chris Skyes:

    It’s not AI that is going to transform your business – it’s YOU. But you have to understand the principle of AI and how they can be applied. (Chris Skyes, CEO Head of robotics at Volume UJ Marketing Agency)

    Karena itu dalam menyusun HUMAN CAPITAL ROADMAP, perlu diperhatikan:

    Value –Culture, Ethics, Conduct

    Organization –accommodate the change of business model

    Human Capital Transformation: New skills set, new talent profile, Reward, Career path

    Dalam konteks ini, peran HR sebagai Strategic partner sangat kritikal, dan ini saatnya untuk mengambil peran aktif.

    Pada Akhirnya Manusia

    Kemampuan untuk mengasah AGILITY sangat membantu, demikian fokus pemaparan pa Pambudi. Pekerjaan karyawan memang bisa digantikan oleh komputer. Tetapi perlu digaris-bawahi, bahwa dengan komputer mengambil-alih sebagian pekerjaan karyawaan, akan tercipta peluang dan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang lebih penting, yang tidak dapat dilakukan oleh mesin.

    Untuk itu memiliki PURPOSE, baik itu perusahaan atau karyawan akan sangat membuat kita fokus. Visi dan misi saja belum cukup, demikian Irma memaparkan pengalamannya dalam membantu karyawan untuk mendefinisikan Purpose masing-masing. Perusahaan yang punya Purpose, bisa menjelaskan Why the company exist, dan akan sangat membantu dalam mendrive engagement dan membangun emotional connection dengan karyawannya.

    Kini saatnya untuk meneruskan perjalanan karier dalam situasi yang unik, yang dikemudian hari akan bisa menjadi kisah yang menarik untuk dibagikan kepada penerus kita, seperti kata pa Rico: Be the best writer of your own history

    Inspigo

    Langkah kecil apa yang bisa dilakukan untuk bisa turut berkontribusi? Semua yang hadir umumnya pakar di bidang masing-masing. Tapi apakah mereka mau berbagi ilmu dan pengalamannya? Pertanyaannya tidak berhenti disitu, kalau dia mau berbagi, platform apa yang bisa digunakan agar lebih ramah buat generasi zaman now?

    Inspigo menawarkan model. Siapa yang mau berbagi silahkan menghubungi mereka. Melalui aplikasi Inspigo pemegang Smartphone saat ini bisa mendengarkan sharing inspiratif dari berbagai pembicara. Sudah tersedia 300+ topik, seperti dipaparkan oleh CEO Inspigo, pa Tyo Guritno pada hari itu

    Bagi yang mau akses dan menjadi member, silahkan download Inspigo di goole play atau Appstore, kemudian ikuti step yang tersedia, untuk menjadi member Inspigo secara gratis. Anda dapat menggunakan kode undangan dari saya: jbataona saat anda mendaftar. Begitu terdaftar anda berhak mendapatkan  kesempatan premium untuk download sharing mana saja agar bisa didengarkan offline, selama 14 hari.

    Tanpa disadari sudah jam 21:00, namun peserta masih tetap bersemangat menyimak sampai selesai, dan ditutup dengan foto bersama diatas.

    Dengan platform seperti yang ditawarkan Inspigo, bagi yang mau berbagi silahkan menggunakan kesempatan ini, karena di dalam genggaman tangan generasi zaman now, mereka siap mendengarkan berbagai inspirasi kapan saja, dimana saja dengan ragam pilihan topik yang tidak kalah menariknya. Andapun pasti punya cerita menarik untuk dibagi.

    “You can’t do today’s job with yesterday’s methods and be in business tomorrow.”  (George W Bush)

    Sumber : https://www.josefbataona.com

  • Berawal dari Facebook, Ratusan Orang Akhirnya Turun Tanam Mangrove

    Berawal dari Facebook, Ratusan Orang Akhirnya Turun Tanam Mangrove

    Suasana Hutan Bakau, sisi Tenggara  Bandara Wunopito Lewoleba, Kabupaten Lembata, Minggu pagi, 27/8/2017 berbeda dari biasanya. Lokasi yang sebelumnya jarang dikunjungi, tiba-tiba ramai. Lebih dari seratus orang relawan tampak berkumpul.

    Bukan sekedar hadir untuk rekreasi sebagaimana yang sering dilakukan pada hari libur. Ratusan orang dari kelompok berbeda ini datang untuk menanam bakau.

    Inisiator kegiatan Elias Kaluli Making, yang dihubungi JurnalTimur dari Jakarta ke Lewoleba melalui kontak telepon, Rabu (06/09/2017) menjelaskan, aksi tanam bakau merupakan perwujudan semangat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 72 tahun.

    “Gerakan ini kami namai Gerakan Tanam Seribu Bakau Untuk Lembata. Ide gerakannya muncul dari diskusi di Medsos. Dan kami bersepakat untuk melakukan aksi nyata dalam rangka peringatan HUT RI yang ke 72 tahun. Pilihan kami adalah tanam bakau,” ujarnya.

    Dia menuturkan, sejak kesepakatan bersama rekan-rekan facebooknya, pria yang akrab disapa Yogi Making itu, melakukan konsolidasi ke berbagai pihak. Tak disangka, konsolidasi gagasan mendapat dukungan dari banyak pihak. Ada yang siap membantu anakan mangrove, ada yang berinisiatif menyumbang biaya angkut, air kemasan, bahkan ada pula yang menyanggupi untuk menyiapkan panganan lokal agar di konsumsi bersama saat aksi tanam mangrove berlangsung.

    Menariknya, relawan yang datang, baik dalam kelompok maupun kehadiran secara individu banyak diantaranya tidak saling kenal. Yogi mengatakan, keakraban diantara mereka terjadi secara spontan ketika kegiatan berlangsung.

    Ditambahkannya lagi, untuk kepentingan pengawasan dan perawatan terhadap ratusan mangrove yang mereka tanam, para relawan sudah bertekad untuk setiap aksi penanaman selalu melibatkan sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA.

    “Jadi untuk lokasi yang baru kami tanami ini, akan dijaga dan dirawat oleh pihak SMA PGRI Lewoleba. Disamping itu kami sengaja mengajak pihak sekolah, sehingga lokasi mangrove ini bisa menjadi sarana belajar, terutama menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan,” pungkas Elias. (Ben)